INDIHIANG – Kaum Hawa yang menenteng tas --sambil mengendarai motor--, harus waspada. Pelaku jambret kini beraksi seperti yang menimpa Imas Marlina (23) warga Jalan Cipicung Buntu I RT 02/07 Kelurahan Tugujaya Kecamatan Cihideung, kemarin.
Pelaku berhasil menjambret tas kecil yang digantungkan di stang motor milik korban. Isi tas berupa perhiasan emas dan dua unit HP serta uang tunai Rp 800 ribu lenyap.
Korban menceritakan, musibah yang menimpanya terjadi sekitar pukul 10.20. Menjelang siang itu, dia membonceng temannya, Maya berniat mengirimkan paket ke Terminal Tipe A Indihiang. Sebelum sampai terminal, korban mengaku disalip pengendara motor bebek dari sebelah kiri.
Semula dirinya tidak curiga, motor yang menyalip itu adalah pelaku jambret. ”Tiba-tiba tangan kiri saya dipukul orang yang dibonceng (nyalip dari kiri). Sehingga tangan saya terlepas dari pegangan stang. Lalu orang itu menjambret tas kecil yang digantung di stang,” kisahnya.
Melihat gelagat itu, Imas bersama temannya, mengaku berteriak maling. “Pelakunya kabur. Saya teriak-teriak maling, copet...copet, tapi tidak seorang pun yang memberikan pertolongan, apalagi mengejarnya. Padahal saat kejadian ada beberapa motor yang nongkrong, di belakang saya termasuk beberapa mobil,” sesalnya.
Dia menggambarkan, penjambret memiliki tubuh besar dan mengendarai motor bebek. “Tidak ada poletnya (striping, red). Kedua pelakunya mengenakan helm memakai jaket warna hitam. Ada plat nomor tapi dilipat, sehingga tidak jelas berapa nomor platnya,” jelasnya.
Kapolsekta Indihiang AKP Didik Rohim Hadi SH melalui Wakapolsek Iptu Aep Saepudin mengaku telah menerima laporan korban. Kini pihaknya masih melakukan penyelidikan. (dem)
| < Prev | Next > |
|---|
















Ramalan Cuaca Kota...? 
