CIHIDEUNG – Banjir yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Cihideung --Jumat (5/2) lalu--, diduga akibat terjadinya pendangkalan kali. Sehingga saat diguyur hujan deras, Sungai Cikalang yang mengalir di wilayah tersebut tak mampu menampung air.
Hal tersebut terungkap ketika Wali Kota Tasikmalaya Drs H Syarif Hidayat MSi didampingi Kepala Badan Kesbang Polinmas Drs Ronny Mulyawan, Kabag Kesra H Agus Murtadlho serta Kabag Humas Drs Asep Maman Permana, Sabtu (6/2) lalu mengunjungi warga yang terkena banjir di Kampung Gunung Secang (Paseh) Blok RT 05/04 Kecamatan Cihideung. Dalam kunjungannya, Syarif sempat berkeliling kampung untuk melihat kondisi warga yang terkena banjir.
“Kemungkinan sementara, banjir akibat kali mengalami pendangkalan. Drainasenya kecil, aliran arus air deras, dan juga air hujan membawa lumpur,” ungkap Syarif.
Sebagai langkah preventif, Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Bina Marga, Pengairan, Pertambangan dan Energi akan mengecek serta menganalisis lebih lajut penyebab banjir. Yang selanjutnya dilakukan pembenahan. Bila perlu dilakukan pengerukan sejumlah sungai atau kali.
Sementara Kabag Humas Setda Kota Tasikmalaya Drs Asep Maman Permana menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan makanan (koran banjir), sudah dibantu wali kota. Yaitu berupa beras, mi instan, minyak goreng dan sarden kaleng. Dan pihaknya mengimbau warga agar tidak panik dan khawatir.
Selain itu Asep menyarankan, aparat setempat agar mendata warga korban banjir termasuk kebutuhan apa saja yang diperlukan. Baik itu berupa makanan, pakaian hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang perlengkapan sekolahnya rusak akibat banjir.
“Nanti setelah didata, yang akan menanganinya Dinas Sosial, Tenga Kerja dan Transmigrasi. Kalau bantuan yang kemarin dibawa, itu baru spontanitas saja,” tutur Asep.
Akibat banjir yang melanda Kampung Gunung Secang (Paseh) Blok RT 05/04 Kecamatan Cihideung mengalami kerugian sekitar Rp 45 juta. (tin)
| < Prev | Next > |
|---|
























Ramalan Cuaca Kota...? 
