SINGAPARNA – Sejumlah warga Kabupaten Tasikmalaya mengeluhkan kondisi calon ibukota kabupaten yang masih belum tertata. Malahan terkesan semerawut dan kumuh. Terutama di lokasi Alun-alun Singaparna yang menjadi pusat perekonomian warga.
Seperti dikeluhkan Rika (21) warga Kampung Nagrog RT 028/008 Desa Mandalasari Kecamatan Leuwisari. Menurut ibu rumah tangga ini, hampir setiap saat dia pergi berbelanja ke Pasar Singaparna. Tapi sampai saat ini kondisinya masih tetap semerawut.
“Padahal katanya bakal jadi ibukota kabupaten, tapi penataannya masih belum maksimal ya,” ungkapnya kepada Radar, kemarin.
Dikatakannya, calon ibukota Kabupaten Tasikmalaya ini jauh berbeda dengan kota-kota lain di Jawa Barat. Sebab setiap ibukota kabupaten pasti menjadi pusat pemerintahan serta pusat perekonomiannya. Sehingga penataannya sangat maksimal.
“Saya biasa berbelanja ke Pasar Singaparna. Dan kalau hari minggu selalu membawa anak-anak jalan-jalan. Tapi di sini jauh dengan di Kota Tasik, tidak ada tempat untuk bersantainya. Makanya tidak jarang banyak warga sini yang lebih memilih shoping ke kota seperti HZ,” jelasnya. (irw)
| < Prev | Next > |
|---|
















Ramalan Cuaca Kota...? 
