GARUT – Anggota Polwiltabes Bandung Briptu Endang Wahyu ditembak dua orang tak dikenal yang menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Vega R, kemarin sekitar pukul 18.30. Tiga peluru menembus dadanya, sementara satu masih bersarang.
Kapolres Garut AKBP Amur Chandra Juli Buana SH korban menjelaskan, warga Kampung Nenggeng Desa Mekarwangi Kecamatan Tarogong Kaler itu ditembak 2 pelaku usai bermain bola di lapang bola Kampung Legok Desa Mekarwangi. Dia menduga, korban ditembak dengan senjata laras pendek. Meski demikian, untuk memastikan dugaan itu, harus dilihat dari proyektil peluru yang bersarang di tubuh korban.
“Untuk memastikan senjata yang digunakan, kita perlu melihat proyektil pelurunya,” katanya usai menjenguk korban di RSUD Dr Slamet Garut.
Menurut Amur, pelaku penembakan mengendarai motor Yamaha Vega R dan menggunakan helm tertutup. Informasi lain menyatakan, Endang diduga ditembak dari jarak dekat. Dia mengalami dua luka tembak di dada kanan, satu di pinggang, dan satu di punggung.
Sementara itu, Kapolwil Priangan Kombes Pol Nandang Jumantara yang ditemui di RSUD Dr Slamet Garut --tempat korban mendapatkan perawatan-- mengatakan, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif dan identitas pelaku. Kapolwil mengaku baru mengetahui peristiwa penembakan tersebut dan belum bisa menyimpulkan apapun.
“Semua kemungkinan bisa saja terjadi. Saya juga baru mengetahui masalah ini. Dan belum bisa menyimpulkan apapun,” tegasnya kepada wartawan.
Nandang juga belum berani menyebutkan pelaku penembakan adalah anggota kepolisian atau bukan. “Semua kemungkinan bisa terjadi,” tegasnya lagi. Ditanya senjata yang biasa digunakan aparat kepolisian, Nandang menyebutkan pistol laras pendek revolver 3,8 mm.
Sementara itu, ruang perawatan Briptu Endang di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr Slamet kemarin malam dipenuhi sejumlah polisi berpakaian seragam maupun preman. Di sana tampak hadir kapolres Garut, kapolwil dan Dandim.
Sementara itu, dalam pantauan Radar, Briptu Endang dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung pukul 22.30, dengan menggunakan ambulan RSU Dr Slamet Garut. Begitu korban keluar dari ruang IGD, warga yang penasaran langsung berebut ingin melihat kondisi korban yang masih dalam keadaan sadar itu.
Korban didampingi keluarga dan kerabatnya. Salah seorang keluarganya tampak tak mampu menahan emosi. Dia pun menangis. Anggota kepolisian yang lain kemudian membawanya ke mobil patwal yang telah disiapkan mengawal ambulan.
Secara terpisah, Kapolwiltabes Bandung Kombes Imam Budi Supeno membenarkan bahwa anggotanya, Briptu Endang --anggota Obvit Polwiltabes-- telah ditembak orang tak dikenal di Garut. Imam juga belum bisa memastikan motif para pelaku.
“Apakah ditembak curanmor atau motif lainnya, saat ini belum jelas,” katanya saat dihubungi wartawan, tadi malam.
Untuk mengembangkan kasus itu, pihaknya menurunkan anggota reskrim, Provost, dokter Polwiltabes beserta kasatobvit untuk datang ke TKP. “Anggota kami akan menyelidiki kronologi kejadian. Sementara itu, kasus ini masih ditangani Polres Garut. Polwiltabes hanya ingin tahu kejadiannya,” tuturnya.
Mengingat kondisi korban cukup parah, pasca mendapat perawatan di RSUD dr Slamet Garut, korban langsung dirujuk ke RS Polsi Sartika Asih Bandung. Hingga berita ini diturunkan, wartawan Bandung Ekspres (Grup Radar Tasikmalaya) masih berada di TKP. (ari)
| < Prev | Next > |
|---|
















Ramalan Cuaca Kota...? 
