Pokmas Diimbau Segera Buat Rekening Baru
MANGUNREJA – Dana bantuan rehab tahap dua untuk korban rumah rusak di Kabupaten Tasikmalaya pencairannya mandek. Penyebabnya, rekening kelompok masyarakat (Pokmas) sebagian besar sudah hangus.
”Rekening (pokmas) di bank rata-rata hangus. Karena saldo di rekening diambil semua. Oleh sebab itu pokmas harus membuat rekening baru,” ungkap Asda I Pemkab Tasikmalaya Drs H Djedje Suhendi kepada wartawan melalui saluran telepon, kemarin. Saat dihubungi Djedje sedang berada di Bandung.
Namun demikian, Djedje meminta korban jangan khawatir. Dana bantuan rehab bisa segera dicairkan jika pokmas masing-masing daerah gesit. ”Uang masih ada di pusat, tidak akan kemana-mana. Uang tersebut bisa dicairkan ketika nomor rekening dari pokmas sudah siap,” lanjutnya.
Dia menyebutkan, dana gempa tahap dua untuk Kabupaten Tasikmalaya sebesar Rp 170 miliar lebih. Semuanya dialokasikan untuk rehab rumah rusak. ”Dana itu dialokasikan untuk 3.832 unit rumah rusak berat (RB), masing-masing rumah Rp 15 juta. Rusak sedang (RS) 11.287, unit masing-masing Rp 10 juta,” terangnya.
Di tempat terpisah, Wakil Bupati Tasikmalaya HE Hidayat SH MH menyatakan, dana gempa tidak bisa dipaksakan dicairkan, karena sifatnya pemberian pusat. ”Kita kan hanya given (diberi, red). Pencairannya tergantung pemerintah pusat,” katanya kepada wartawan usai menjadi inspektur upacara dalam gelar pasukan di Mapolres Tasikmalaya, kemarin.
Meski sifatnya menunggu tapi Hidayat berharap dana bantuan tahap kedua untuk korban gempa segera cair. ”Kita tidak bisa mengetahui kapan keluar (dana bantuan tahap kedua). Tetapi harapan kita sebelum Lebaran,” pungkasnya. (dem)














Ramalan Cuaca Kota...? 
