
Tokoh NKRI dan Pahlawan Pemekaran
PANGANDARAN – Terbentuknya Kabupaten Pangandaran tak lepas dari peran besar tokoh partai politik nasional. Ketua Komisi II DPR RI Drs Agun Gunandjar Sudarsa BcIP MSi, merupakan salah satu tokoh sentral yang memiliki andil besar dalam mengantarkan Pangandaran menuju gerbang kemerdekaan. Tak heran, saat kunjungannya ke Pangandaran, ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat menyambutnya penuh antusias.
Jajaran Presidum, tokoh masyarakat, tokoh partai politik lokal dan warga dari berbagai elemen masyarakat hadir dalam kegiatan silaturahmi bersama Agun Gunandjar Sudarsa dan Bupati Pangandaran Dr Drs Endjang Naffandy MSi di Hotel Sandaan, Sabtu (27/4).
Bahkan ratusan perwakilan warga dari berbagai komponen masyarakat yang datang tak tertampung aula hotel berkapasitas 300 orang tersebut.
“Saya bersyukur silaturahmi ini mendapatkan apresiasi luar biasa. Seluruh muspika dari sepuluh kecamatan hadir, yang membanggakan lagi seluruh tokoh Presidium, tokoh partai politik lintas partai hadir.
Semua bisa memberikan sambutan dan apresiasi,” tutur Agun kepada wartawan usai kegiatan.
Agun mengatakan terbentuknya Kabupaten Pangandaran merupakan hasil karya bersama.
“Semua ini hasil perjuangan bersama, tidak ada yang merasa pa aku-aku, jujur saya sendiri tidak menjadi bagian yang terpenting, kami tidak mungkin mengerjakan itu semua tanpa aspirasi, tidak mungkin kami mengerjakan tanpa dukungan, tanpa support situasi kondusif di daerah yang akan dimekarkan,” kata Agun.
Agun melanjutkan, ketika DOB Kabupaten Pangandaran diresmikan, maka tuntutan undang-undang menyatakan bahwa dalam kurun waktu dua tahun masa persiapannya harus berjalan efektif.
“Dua tahun ini merupakan proses yang harus betul-betul bisa menunjukan kinerja yang terbaik, karena itu saya mengharapkan seluruh elemen masyarakat, tokoh partai politik bahu membahu bekerjasama, gotong royong untuk memberikan dukungan kepada penjabat bupati agar dapat mempersiapkan yang sebaik-baiknya Pangandaran menuju daerah otonom penuh. DOB penuh artinya sudah memiliki DPRD, memiliki bupati yang dipilih melalui pemilukada dan memiliki perda-perda sendiri, termasuk APBD,” kata Agun.
Agun sangat berharap dalam masa persiapan ini, kondusifitas tetap terjaga dengan baik. Terkait memilih atau tidak pada Pemilukada Ciamis, menurut Agun keputusannya sudah final. “Hasil konsultasi terakhir ketika DOB diresmikan maka tidak ada hal lagi yang tidak clear. Rapat konsultasi Mendagri, Komisi II dan KPU menyatakan warga Pangandaran masih memilih di Pemilukada Ciamis 2013,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran H Supratman mengatakan, Agun Gunandjar Sudarsa sangat berjasa dalam proses perjuangan pembentukan Kabupaten Pangandaran.
“Tanpa peran seorang Agun, Pangandaran belum tentu bisa menjadi daerah otonom baru seperti sekarang ini. Presidium mengucapkan banyak terima kasih, ini bukti perjuangan bersama yang tidak bisa dipisahkan,” tuturnya.
Ke depan, Supratman mengharapkan peran semua pihak untuk bersama-sama turut andil dalam membangun Kabupupaten Pangandaran.
“Hanya dengan kebersamaan kita bisa membangun Kabupaten Pangandaran ini,” katanya.
Hal senada diungkapkan tokoh lainnya, Jeje Wiradinata. Ketua DPC PDIP dan HNSI Kabupaten Ciamis. Menurutnya Agun merupakan pahlawan dalam proses pemekaran kabupaten Pangandaran.
“Pak Agun pahlawan pemekaran disamping Presidium. Terima kasih Pak Agun, saya tau sendiri bagaimana perjuangan beliau menciptakan kondusifitas di Pangandaran, bahkan seorang Agun rela meluangkan waktu untuk datang ke rumah saya, ini sesuatu yang luar biasa, beliau adalah tokoh NKRI, bukan hanya tokoh partai,” ungkapnya.
Jeje berharap semua komponen masyarakat tetap berada pada posisi masing-masing dalam masa pemerintahan sementara saat ini.
”Biarlah pak bupati menjadi dirjennya, tidak ada dirjen-dirjen yang lain, biarlah beliau menata OPD, jangan sekali-kali ingin menginterpensi, lawan jika ada,” tuturnya.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Ciamis tersebut juga mengatakan pentingnya kebersamaan dalam mengawal pemerintahan Kabupaten Pangandaran.
Sementara itu, penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran, Drs Endjang Naffandy MSi mengajak segenap pihak untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan daerah Kabupaten Pangandaran. Menurutnya butuh komitmen dan kerja keras untuk mewujudkan cita-cita bersama membentuk daerah otonom baru yang maju.
“Mari kita bersama-sama membangun Pangandaran, apalah arti kerja kami jika tidak didukung masyarakat,” tuturnya.
Saat ini, Endjang mengatakan sedang mengupayakan organisasi perangkat daerah segera terbentuk. Bupati menargetkan dalam kurun waktu satu bulan, OPD beserta struktur perangkatnya sudah terbentuk.
“Kita tidak akan dapat bekerja maksimal sebelum terbentuk organisasi, namun demikian butuh proses karena pembentukannya membutuhkan persetujuan Kemendagri dan Kemenpan,” kata dia. (nay)













Ramalan Cuaca Kota...? 