‌Nelayan Andong di Pangandaran Makin Menjamur

687
0
NANA SURYANA / radar tasikmalaya BERSANTAI. Sejumlah nelayan andong dari Cilacap saat bersantai di pelabuhan PPI Cikidang Pangandaran kemarin (10/11).

PANGANDARAN – Meningkatnya hasil tangkapan nelayan di Pangandaran menggiurkan para nelayan pendatang atau kerap disebut nelayan andong untuk mencari peruntungan. Jumlahnya pun kian bertambah, puluhan perahu nelayan Cilacap berlabuh di Pelabuhan PPI Cikidang.
“Di Pangandaran kebetulan lagi banyak udang jadi kita nangkapnya ke sini. Kebetulan nelayan Pangandaran tidak terlalu banyak yang nangkap udang,” tutur Yanto (38), nelayan asal Cilacap kepada Radar, kemarin (10/11).
Dirinya sudah lebih dari sepekan melaut di perairan Pangandaran. “Kita jualnya juga di tempat pelelangan ikan Pangandaran, gak dibawa ke Cilacap, malahan kita numpang istirahat di pelabuhan,” ujarnya.
Budi Aryanto (44), nelayan asal pantai Teluk Penyu, Cilacap mengatakan udang Jerebung merupakan jenis udang yang banyak ditangkap di perairan Pangandaran. Sekali melaut, ia bersama seorang rekannya bisa menjual udang antara satu juta hingga dua juta rupiah. “Kalau harganya tergantung ukuran, mulai Rp 100 ribu per kilogramnya, sampai ukurannya besar di atas Rp 250 ribu per kilogramnya,” kata dia.
Menurut dia, lebih dari 70 perahu nelayan Cilacap saat ini mengadu peruntungan di perairan Pangandaran. “Memang bertambah banyak, solanya di Cilacap itu nelayannya banyak dan yang ngambil udang juga banyak. Gak kayak di Pangandaran, kebanyakan nangkapnya ikan,” papar dia.
Ia menjelaskan jaring untuk menangkap udang berbeda jenisnya dengan jaring untuk menangkap ikan. “Kalau untuk udang itu ada dua lapis jadi lebih rapat,” ungkapnya. (nay)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.