1.000 Warga Negatif Swab Test, Selaawi Garut Aman Covid-19

93
0
istimewa BERJAGA. Camat Selaawi Ridwan Efendi (dua dari kanan) bersama anggota Polsek Limbangan yang berjaga di wilayah Selaawi.

SELAAWI – Camat Selaawi Ridwan Efendi memastikan wilayahnya saat ini sudah aman dari penyebaran Covid-19.

Hal itu diketahui setelah adanya tes swab massal yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Baca juga : Air Terjun Cibadak Garut Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru

“Hasil tes swab massal yang ditargetkan seribu orang, hasilnya semuanya negatif. Jadi wilayah kami dipastikan aman dari Covid-19,” ujar Ridwan saat dihubungi wartawan Senin (22/6).

Selain pemeriksaan warga, kata dia, tes swab juga dilakukan kepada 67 tenaga medis di Puskesmas Selaawi. Seluruh tenaga medis di puskesmas itu dinyatakan negatif Covid-19.

Menurut dia, dengan keluarnya hasil tes swab massal, dipastikan tidak akan adanya perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kecamatan Selaawi.

Selain itu, karantina wilayah satu kampung di Desa Samida juga tidak akan dilakukan kembali.

“Sekarang semua dari delapan pasien positif dari Kecamatan Selaawi tujuh sudah sembuh dan sudah kembali beraktivitas di rumahnya masing-masing dan satu lagi masih dalam perawatan di rumah sakit,” terangnya.

Kendati PSBB di Kecamatan Selaawi maupun kerantina mandiri di Kampung Baeud tak diperpanjang, Ridwan mengingatkan warga agar tetap menjalankan penerapan protokol kesehatan secara berkelanjutan dan mengembangkan PHBS di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut menerangkan dalam dua hari terakhir, tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Garut, baik itu positif, PDP, ODP maupun OTG.

“Alhamdulillah, selama dua hari terakhir ini tidak ada penambahan kasus. Mudah-mudahan ini terus terjadi kedepannya,” ujar Humas Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita kepada wartawan di Pendopo Garut, Senin (22/6).

Yeni menerangkan total kasus Covid-19 sampai Minggu malam (21/6) yakni sebanyak 4.607 kasus, terdiri dari 1.808 OTG, 2.697 ODP, dan 76 PDP.

“Dari total kasus itu, 33 orang meninggal dunia yang terdiri dari 3 kasus positif, 16 kasus PDP dan 14 kasus ODP,” terangnya.

Meski tidak ada penambahan kasus, pihaknya meminta seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berupaya optimal memutus rantai penularan Covid-19 dengan cara konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Physical dan soscial distancing harus tetap dilaksanakan masyarakat. Jangan mengabaikan protokol kesehatan, meski kondisi mulai membaik. Gunakan masker jika bepergian keluar rumah,” ujarnya.

Menurut dia, melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya dalam melindungi diri sendiri, keluarga, orang-orang tercinta dan yang lainnya dari virus corona.

“Jangan sampai tindakan abai dan lalai terhadap protokol kesehatan mengakibatkan kerugian bagi kita semua,” terangnya.

Baca juga : Garut Tersisa 3 Pasien Positif Covid-19

Hingga saat ini, tambah dia, sejumlah pasien kasus Covid-19 dirawat di rumah sakit dan layanan kesehatan lain di Kabupaten Garut dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut menunjukkan, pasien kasus Covid-19 yang kini masih dalam perawatan mencapai sebanyak 16 orang. Sebanyak tiga orang di antaranya berstatus positif Covid-19, dua orang PDP dan 11 ODP. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.