1.086 Honorer Kota Tasik Diajukan Jadi PPPK

155
0
KOORDINASI. Sejumlah guru dan kepala sekolah berkoordinasi di SMPN 1 Kota Tasikmalaya, beberapa waktu lalu. Sementara itu, guru honorer di Kota Tasikmalaya berkesempatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021. Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya
KOORDINASI. Sejumlah guru dan kepala sekolah berkoordinasi di SMPN 1 Kota Tasikmalaya, beberapa waktu lalu. Sementara itu, guru honorer di Kota Tasikmalaya berkesempatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021. Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Resmi, guru honorer di Kota Tasikmalaya bisa mendaftarkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

Kepala Bidang Pembinaan, Data, informasi dan Formasi BKPPD Kota Tasikmalaya Dimas Iskandar mengatakan, pendaftaran PPPK akan segera dibuka pada tahun 2021, hal itu terungkap setelah dirinya mengikuti pembahasan formasi PPPK 2021, bersama Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Regional Semarang yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan DKI pada 14- 16 Desember 2020 di Hotel Quest Semarang.

“Dari rapat koordinasi tersebut, betul pemerintah mengadakan perekrutan jalur PPPK 2021 untuk formasi tenaga pendidik honorer,” katanya kepada Radar, Kamis (31/12/2020).

Sambung Dimas, untuk Kota Tasikmalaya sudah mengusulkan jumlah kuota sesuai data pokok pendidikan (Dapodik) yang ada di Dinas Pendidikan. Pendaftaran sudah dilakukan sejak 30 Desember kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Selanjutnya kita bersama Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya langsung melaksanakan verifikasi dan pengusulan untuk diajukan ke Kemenpan-RB. Jumlahnya sebanyak 1.086 guru honorer yang ada di Dapodik jenjang SD sampai SMP, di luar guru PAI (guru kelas, guru olahraga, dan mata pelajaran),” ujarnya.

Adapun kuota PPPK 2021 untuk guru PAI tersendiri, bersamaan dengan tenaga kesehatan dan guru honorer SMA/SMK/SLB. “Itu langsung yang mendaftarkan dari Provinsi Jabar,” tambahnya.

Pengusulan tersebut, sesuai dengan ketentuan peraturan dari Kemenpan-RB. Di antaranya; guru honorer/sukarelawan negeri dan swasta yang masuk dalam Dapodik, guru yang mempunyai sertifikat keahlian khusus yaitu Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Kemudian bagi yang baru menjadi sarjana bisa mengikutinya ketika mempunyai sertifikat PPG,” katanya.

Teknisnya, kata Dimas, bagi yang nanti berhasil menjadi peserta rekrutmen PPPK 2021 nantinya mendapatkan kesempatan sebanyak tiga kali ujian. Artinya seleksinya itu direncanakan dari Kemendikbud sampai satu tahun.

“Untuk pembukaan pendaftaran PPPK 2021 secara pasti saya belum mendapatkan informasi. Namun, selain itu mendapatkan kabar juga ada kemungkinan bagi yang mengikuti ujian PPPK 2021 bisa diberikan kesempatan sebanyak tiga kali,” ujarnya.

Setelah pengajuan itu, lanjut Dimas, berarti saat ini tinggal menunggu jadwal pelaksanaan dan daftar peserta yang mengikuti PPPK 2021.

Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PGTK) Disdik Kota Tasikmalaya Asep Sudrajat Hardipraja SPd MAk menjelaskan, berdasarkan Dapodik bahwa kebutuhan guru di sekolah negeri jenjang TK hingga SMP di Kota Tasikmalaya mencapai ribuan di luar guru yang berstatus PNS/guru honorer.

Sehingga adanya pendaftaran PPPK 2021 bisa mengakomodir guru honorer yang ada di Kota Tasikmalaya dan memberikan kesejahteraan sosial kepada mereka.

“Di angka seribu lebih guru honorer yang punya kesempatan untuk mengikuti tes seleksi PPPK 2021. Itu dari guru honorer yang terdaftar di Dapodik,” katanya.

Jadi guru honorer yang usianya 59 bisa mengikuti seleksi PPPK 2021, asal memenuhi persyaratan.

“Seperti ijazah linier dengan pengajarannya di sekolah dan tercatat di Dapodik,” ujarnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.