1.140 Rumah Warga Pangandaran Diterjang Banjir, 80 Parah, 2 Orang Tewas

492
0
BANJIR. Bencana banjir di Desa Bojong Kecamatan Parigi merendam pemukiman dan sawah milik warga. foto-foto: Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya
BANJIR. Bencana banjir di Desa Bojong Kecamatan Parigi merendam pemukiman dan sawah milik warga. foto-foto: Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PANGANDARAN – Sebanyak 1.140 rumah terendam banjir di Kabupaten Pangandaran, sejak hari Senin (26/10) lalu.

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran Suheryana mengatakan bahwa 1.203 Kepala Keluarga atau 5.155 jiwa di lima kecamatan terdampak banjir bandang dan longsor.

“Lima kecamatan itu yakni Mangunjaya, Padaherang, Sidamulih, Parigi dan Langkaplancar,” ungkapnya kepada Radar, Kamis (29/10).

Menurutnya, dari 1.140 yang terendam banjir, 71 rumah rusak ringan, tujuh rusak sedang dan dua rusak berat.

“Jadi ada 80 rumah yang mengalami kerusakan parah. Dua orang tewas dalam bencana ini, karena dihantam longsor,” ujarnya.

Kata dia, kondisi saat ini mulai surut dan pihaknya sudah membuka posko untuk tetap siaga selama 24 jam.

“Dapur umum juga sudah dibangun untuk menyediakan makanan bagi masyarakat,” terangnya.

Pemkab Pangandaran juga sudah mengirimkan bantuan logistik dan sembako.

“Yang paling penting adalah sembako, karena dikhawatirkan banyak yang terhambat untuk beraktifitas,” jelasnya.

Untuk total kerugian, menurut Suheryana, belum bisa dipastikan, karena pihaknya masih melakukan assessment.

“Nanti setelah assessment baru bisa diberitahu total kerugianya,” ungkapnya.

Sementara itu Manager Pusdalops Kabupaten Pangandaran Ranta mengatakan bahwa banjir kini sudah mulainsurut dan masyatakat sudah mulai bisa beraktifitas.

“Masyarakat diminta tetap waspada, khawatir ada banjir susulan,” ungkapnya.

(deni nurdiansah)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.