1.166 Siswa Siap Bertanding

27
KARNAVAL MADRASAH. Camat Bungursari Kota Tasikmalaya Jalaludin (memegang bendera) didampingi tamu VIP melepas kontingen karnaval madrasah usai pembukaan Aksioma 2019 di Lapangan Kantor Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya Rabu (6/2).Siti Aisyah / Radar Tasikmalaya

TASIK – Sebanyak 1.166 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Tasikmalaya ikut berpartisipasi dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga (Aksioma) Tingkat Kota Tasikmalaya 2019 Rabu – Kamis (6-7/2). Pembukaan Aksioma digelar di Lapangan Kantor Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya Rabu (6/2).

Acara pembukaan dihadiri oleh Camat Bungursari, Kasubag TU Kemenag Kota Tasikmalaya, Kasi Penmad, pengawas madrasah, Ketua PGM Kota Tasikmalaya, guru madrasah se-Kota Tasikmalaya, muspika dan lain-lain. Setelah prosesi pembukaan, digelar karnaval yang diikuti siswa madrasah se-Kota Tasikmalaya.

Kasubag Tata Usaha Kemenag Kota Tasikmalaya Drs H Fuad Lutfi MPd menuturkan Aksioma merupakan program unggulan Kemenag yang dilaksanakan dua tahun sekali.

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas siswa madrasah, sehingga di samping cerdas mereka juga memiliki badan yang sehat, kreatif, berjiwa seni dan sportif.

“Tahun ini adalah Aksioma ke-7, target kami tentu ada peningkatan prestasi. Salah satu barometernya sebanyak apa siswa perwakilan Kota Tasikmalaya masuk ke Aksioma Tingkat Provinsi Jawa Barat pada pertengahan Februari 2019,” tutur Fuad.

Camat Bungursari Kota Tasikmalaya Jalaludin memberikan apresiasi terhadap kegiatan Aksioma. Ia mengaku bangga karena Bungursari menjadi tuan rumah Aksioma MI se-Kota Tasikmalaya.

“Kami sangat mendukung kegiatan madrasah untuk peningkatkan kualitas generasi muda. Harapan kami madrasah makin maju, jaya dan hebat,” ungkap Jalal.

Dia juga berpesan orang tua siswa untuk ikut mendukung dan berpartisipasi dalam pengembangan madrasah.

Ketua KKMI Kota Tasikmalaya H Dodo Suryawadi MPd menuturkan Aksioma 2019 diikuti oleh 1.166 siswa dari 53 MI yang ada di Kota Tasikmalaya, ditambah dengan pembimbing 848 orang, sehingga total yang ikut berpartisipasi sebanyak 2014 orang.

Selain itu, Dodo juga mengatakan tahun ini Aksioma memang berbeda dari tahun sebelumnya, di mana dilaksanakan hanya sampai tingkat Provinsi Jawa Barat dan tidak sampai ke tingkat nasional.

“Intinya melalui kompetisi ini diharapkan bisa menjadi motivasi untuk berkarya bagi madrasah, sehingga mampu mencetak siswa yang soleh, cerdas, kreatif dan berprestasi. Madrasah hebat dan bermartabat,” ujar Dodo. (ais)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.