Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.8%

20.5%

8.5%

66.2%

1.196 Hasil Swab Kabupaten Tasik Belum Keluar, LBH Ansor Minta Dewan Buka Mata

187
0
UJI SWAB. Aparatur sipil negara (ASN) mengikuti uji swab yang dilaksanakan Dinas Kesehatan, Senin (6/7).

SINGAPARNA – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya meminta masyarakat untuk tenang dan bersabar menunggu hasil swab PCR massal yang belum keluar.

Karena uji swab semuanya sudah dikirimkan ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat.

Baca juga : Unik, Ada Nama Gang Jaga Jarak, PSBB, Lockdown dan Masker di Argasari Kota Tasik

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya sekaligus Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto meminta masyarakat tenang dan bersabar untuk hasil uji swab PCR massal yang belum keluar.

Saat ini, hasil swab PCR massal yang sudah keluar untuk pelaksanaan pada 23 Juni lalu yang merambah ke kecamatan dan puskesmas-puskesmas.

“Jadi hasil swab PCR massal yang sudah keluar datanya sekitar 118 orang, dari pelak­sa­naan swab pada 23 Juni lalu yang dilaksanakan di kecamatan dan puskesmas dengan hasil negatif semua,” terang Heru kepada Radar, Kamis (9/7).

Sementara, kata dia, untuk hasil pelaksanaan swab PCR massal yang dilakukan 24 Juni-7 Juli yang dilaksanakan di Kantor DKPP menyasar ASN dan pegawai instansi termasuk 8 Juli di RSUD SMC menyasar pasien dan petugas medis belum keluar.

“Uji swab PCR-nya sudah kita kirim ke Labkesda di Bandung. Namun secara keseluruhan hasilnya belum keluar. Biasanya antara 10 hari ke depan sejak swab dilakukan,” terang dia.

Dia menambahkan, untuk jumlah total keseluruhan hasil uji swab PCR massal adalah 1.314. Jadi tinggal 1.196 data orang yang belum keluar hasilnya.

“Masih menunggu hasilnya, karena bukan saja Kabupaten Tasikmalaya yang melakukan swab massal. Seluruh daerah di Jawa Barat. Mungkin karena terlalu banyak, jadi hasilnya keluar agak lama,” ungkap dia.

Belajar dari pengalaman, kata dia, biasanya jika ada yang positif Covid-19 dari hasil uji swab PCR, laporannya dari Labkesda Jabar cepat disampaikan tidak sampai berhari-hari.

Setelah hasilnya keluar secara bertahap akan disampaikan ke publik.

“Biasanya dari pengalaman kalau hasilnya negatif, mudah-mudahan negatif semua, keluar hasilnya agak lama. Intinya kita jalankan arahan provinsi untuk swab massal, sebagai upaya tracking penyebaran Covid-19,”

tambah dia.

Terpisah, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Abdul Rofik SH mengatakan, data yang LBH terima bahwa Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dalam penanggulangan Covid-19 itu sebesar Rp 5,2 miliar.

Dari porsi anggaran tersebut seharusnya bisa efektif efisien. Namun, kalau melihat jumlah yang telah di uji swab sebanyak 1.314 orang, tentu bukan hanya tidak sebanding dengan jumlah penduduk dan jumlah anggaran tadi, apalagi hasilnya baru keluar kurang lebih sebanyak 200 orang dan semuanya negatif Covid-19. “Terus yang sisanya kenapa hasilnya sampai saat ini belum keluar,” ujarnya.

Jika belum keluar, kata dia, jelas akan menjadi kegelisahan warga. Di mana mereka terus menantikan hasilnya, karena sebelum ada kepastian, pasti tidak tenang.

Baca juga : Duarrrr… Gardu Listrik Meledak, Heboh Warga Jalan Ahmad Yani Kota Tasik

“Ya jelas mereka tidak akan tenang, karena gelisah apakah hasilnya positif atau negatif. Makanya dinas harus bergerak cepat jangan diam untuk memastikan hasilnya,” katanya.

“Saya meminta DPRD Kabupaten Tasikmalaya membuka mata melihat persoalan-persoalan pada realisasi anggaran Covid-19. Karena sudah banyak terlihat kejanggalan-kejanggalan dan program yang tumpang tindih,” ujarnya, menegaskan. (dik/yfi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.