1.294 Karyawan Hotel di Pangandaran Dirumahkan

115
0

PANGANDARAN – Pandemi Covid-19 melumpuhkan sektor ekonomi di Kabupaten Pangandaran yang bergantung besar pada pariwisata. Dampaknya, dunia bisnis perhotelan dan restoran harus merumahkan karyawannya karena sepi pengunjung.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana mengatakan, kebijakan pemerintah menutup objek wisata dalam pencegahan penyebaran virus corona berdampak terhadap ekonomi masyarakat serta bisnis perhotelan dan restoran merugi, sehingga karyawan dirumahkan.

Baca juga : Antisipasi Corona, Brigez Cimerak Pangandaran Bagikan 500 Masker

“Berdasarkan data terbaru (Minggu, (12/4), Red) yang saya catat ada sebanyak 1.625 karyawan hotel dan restoran yang sudah dirumahkan sejak ditutupnya pariwisata Pangandaran,” katanya saat dihubungi Radar, Minggu (12/4).

Hasil laporan tersebut, kata Agus, jumlah karyawan yang dirumahkan kemungkinan  akan terus bertambah. Mengingat pelayanan hotel dan restoran terganggu total karena virus corona tersebut. Sementara ini, dari 145 hotel yang ada di Pangandaran ada sebanyak 1.294 karyawan dan untuk 49 restoran terdapat 331 orang yang semuanya sudah dirumahkan.

Kata dia, bagi karyawan yang dirumahkan akan berusaha berkomunikasi dengan owner dan manajer hotel atau restoran agar dapat membantu supaya mereka menerima bantuan, sehingga dapat memenuhi kebutuhannya hidupnya selama tidak bekerja.

“Sesuai visi dan misi kita sama (owner dan manajemen hotel atau restoran, Red) untuk dapat memperhatikan para pekerja. Untuk THR melihat keadaan juga, kalau sekarang belum bisa,” katanya.

Baca juga : Dishub Pangandaran Antisipasi Pemudik Lewat Jalan Tikus

Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Pangandaran Jalaludin SAg mengatakan, sejauh ini ada sekitar 5.000 warga lebih yang menggantungkan hidupnya di dunia wisata. Namun, karena Covid-19 semuanya harus terdampak. Para karyawan hotel dan restoran harus dirumahkan, sedangkan para pedagang dan lainnya kesulitan mendapatkan penghasilan karena tidak adanya pengunjung.

“Saya berharap pemerintah segera melakukan realokasi anggaran untuk memberikan bantuan sosial kepada mereka yang terdampak langsung Covid-19, sehingga kebutuhan hidupnya selama pandemi bisa terpenuhi,” katanya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.