Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.8%

20.6%

8.6%

66%

1 Anggota Reaktif, Gedung DPRD Kabupaten Tasik Disterilkan

173
0
MENJELASKAN. Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto MMKes menjelaskan soal adanya satu anggota dewan yang reaktif hasil rapid test, Senin (15/6). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Rapid test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya Jumat-Senin (12-15/6) terhadap 50 anggota DPRD, hasilnya satu orang reaktif Covid-19 dengan inisial EZ.

Atas hasil itu, anggota dewan tersebut harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah dan tidak melaksanakan kegiatannya di DPRD.

Baca juga : Polisi Pastikan Pembagian BPNT di Kabupaten Tasik Tepat Sasaran

RSUD Singaparna Medika Citrautama (SMC) akan melakukan uji swab dalam waktu dekat ini terhadap anggota dewan ini.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto MMKes membenarkan satu orang anggota dewan reaktif rapid test Covid-19.

“Hasil rapid test di dewan yang dilakukan secara menyeluruh, hasilnya sudah keluar ada salah satu anggota dewan reaktif,” ujar Heru kepada wartawan di Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin (15/6).

Meski reaktif, kata dia, hasil rapid test anggota dewan tersebut diminta menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

“Selain itu akan dilakukan juga tes TCM (test cepat molekular) atau swab di RSUD SMC terhadap yang bersangkutan. Juga di kantor DPRD akan dilaksanakan penyemprotan disinfektan,” jelas dia.

Tim Gugus Tugas Covid-19 juga, terang dia, menyarankan dewan untuk sementara tidak melakukan kunjungan kerja, walaupun keputusannya itu ada di tangan dewan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Tasikmalaya Drs Iing Farid Khozin MSi membenarkan bahwa seluruh anggota dewan termasuk pegawai di-rapid test oleh petugas dari Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk.

“Dari hasil rapid test Senin (15/6) ini memang benar ada satu anggota dewan yang reaktif hasil rapid test Covid-19 dan disarankan untuk mengarantina diri selama 14 hari,” ungkap Iing.

Kata Iing, Dinas Kesehatan akan mengecek riwayat perjalanan anggota dewan bersangkutan.

Ke mana saja dan sudah bertemu dengan siapa saja. “Termasuk untuk pencegahan akan dilakukan juga penyemprotan disinfektan di kompleks perkantoran Gedung DPRD Kabupaten Tasik. Adapun untuk agenda dewan tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” ujar dia.

Baca juga : Jaga Jarak saat Pencoblosan, KPU Kabupaten Tasik Tambah 690 TPS

Ketua DPRD Kabupaten Tasik­malaya Asep Sopari Al-Ayubi me­ngata­kan, adanya satu anggota de­wan yang reaktif hasil rapid test, dia menyarankan bagi yang ber­sangkutan untuk isolasi man­diri sesuai yang dianjurkan dinas ke­sehat­an.

“Bagi siapa pun yang punya kecenderungan reaktif rapid test harus mengikuti protokol kesehatan. Kebetulan pelaksanaan rapid test dilaksanakan dari Jumat (12/6), Sabtu (13/6) dan Senin (15/6) ini, alhamdulillah pada umumnya dewan non reaktif,” papar dia. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.