1 Batu Ganesha, Manusia Kerdil dan 22 Patung Ditemukan Warga Sariwangi Tasikmalaya

10826
0

KABUPATEN TASIK – Warga Kampung Tenggal Munding, Desa Linggawangi Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, menemukan puluhan artefak (benda-benda peninggalan bersejarah, red) berupa batu-batu.

Salah satunya artefak berbentuk Ganesha atau patung gajah duduk dan manusia kerdil. Penemuan artefak ini terjadi Minggu (09/01) lalu.

Berita terkait : Selain Artefak Ganesha & Manusia Kerdil, Ada Tapak Kaki di Objek Wisata Batu Mahpar Tasik

Tumpukan artefak batu itu kali pertama ditemukan warga tertimbun tanah di dalam kawasan Objek Wisata Batu Mahpar, Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya.

Sampai akhirnya petugas objek wisata setempat berinisiatif menggali tumpukan tanah diduga artefak berbentuk patung itu dan ditemukan patung berjumlah 22 patung, 1 patung ganesha dan sisanya manusia kerdil.

Hingga kini belum diketahui secara pasti asal muasal artefak tersebut. “Awalnya ditemukan oleh pengunjung objek wisata Batu Mahpar,” ujar Oys Saadah (23), salah seorang pengurus Objek Wisata Batu Mahpar saat menunjukkan bayu yang diduga artefak itu kepada wartawan, Selasa (11/2) pagi.

“Lalu pengunjung itu melapor ada tumpukan batu mirip patung tertimbun tanah tapi sedikit menonjol ke permukaan. Setelah digali, ternyata ditemukan patung-patung Ganesha atau gajah duduk dan manusia kerdil,” sambungnya.

Oys menerangkan, bentuk puluhan patung tersebut hanya berukuran tinggi sekitar 50 centimeter. Lokasi penemuannya persis di tepi Sungai Parit Galunggung di depannya.

Sampai sekarang, puluhan diduga artefak batu peninggalan zaman dahulu itu dibiarkan tergeletak dan hanya dipasangi garis pembatas tali plastik.

“Ini katanya mau dibawa ke ruangan khusus di lokasi objek wisata. Tapi, karena belum dilakukan, jadi kami pasang garis pembatas pakai tali rapia atau plastik supaya tak terganggu pengunjung di sini,” terangnya.

Baca juga : Hubungan Ridwan Kamil & Prabowo Kembali Terbina, Masa Depan Lebih Penting dari Masa Lalu

Selama ditemukan, artefak batu berjenis patung ini, pengunjung ke Objek Wisata Batu Mahpar penasaran dengan adanya penemuan patung-patung tersebut.

Namun, sampai sekarang belum ada penelitian khusus atau ahli arkeologi yang mencoba meneliti temuan diduga artefak batu tersebut.

“Kalau ahli peneliti seperti arkeolog belum ada ke sini. Soalnya, patung-patung ini baru ditemukan pada hari Minggu kemarin,” tambahnya.

Sampai saat ini, jelas dia, pengurus objek wisata Batu Mahpar hanya membereskan beberapa temuan patung diduga artefak itu supaya tidak hilang dan rusak.

Para pengurus di objek wisata itu meyakini kalau patung-patung lainnya masih banyak tertimbun tanah di lokasi tersebut.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.