1 Hektare Padi di Tasikmalaya Terancam Gagal Panen

58
0

CIPEDES –Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 169 hektare tanaman padi terancam kekeringan. Sebanyak 1 ha di antaranya terancam gagal panen.

Koordinator Fungsional Pertanian Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya Tata Supriatna menyatakan, dari laporan petugas pertanian yang ada di lapangan sebanyak 165 hektare tanaman padi terancam. Sebanyak 1 hektare di antaranya terancam kekeringan berat. “Untuk yang berat ini berada di Kecamatan Indihiang tepatnya Sukamajukaler,” katanya kepada Radar Selasa (1/7).

Menurut dia, 1 hektare sawah itu mengandalkan pengairan teknis. Namun, kondisi airnya sudah betul-betul tidak ada. Adapun untuk kekeringan sedang dan ringan hampir terjadi di 10 Kecamatan. “Namun terus kami upayakan agar bisa tetap sampai panen,” ujar dia.

Adapun sawah yang ditanam di lahan 1 hektare itu berumur 44 hari. Padinya sudah berbuah. Sedangkan untuk yang sedang dan ringan kondisi masih pertumbuhan.

Saat ini, lanjut Tata, pihaknya dengan para penyuluh pertanian terus melakukan antisipasi-antisipasi agar tanaman padi yang terancam itu tidak mati. Antisipasi yang dilaksanakan seperti melakukan penyedotan air agar tanaman padi tetap mendapatkan air khususnya untuk tanaman padi berumur satu bulan ke atas. “Karena umur satu bulan itu tanaman padi memerlukan air untuk pertumbuhan,” kata dia.

Sementara, bila ada kekurangan beras akibat banyak tanaman padi yang gagal panen akan berkoordinasi dengan kota dan kabupaten lain. Termasuk bulog. “Tetapi ketersediaan beras saat ini masih cukup untuk tiga bulan ke depan,” ujar dia. (ujg)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.