1 Juni Jabar Berlakukan New Normal, PSBB untuk Zona Merah

1169
0

KABUPATEN TASIK – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pemberlakuan New Normal sesuai arahan pemerintah pusat akan diterapkan di semua kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat, mulai Senin (1/06) nanti.

Namun, pemberlakuan sosial berskala besar (PSBB) masih akan diterapkan dengan skala wilayah lebih kecil. Yakni bagi kelurahan atau desa dengan kategori zona merah covid-19.

“Senin pemberlakuan New Normal akan dijalankan serentak di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat,” ujar Uu kepada wartawan saat ditemui di Manonjaya, Kamis (28/05) sore.

“Semua daerah akan membuka kembali fasilitas umum, sektor ekonomi dan sektor penting-penting lainnya sesuai protokol kesehatan dan mekanisme yang ditentukan,” sambungnya.

Baca juga : 1.469 Santri di Kota Tasik Tertahan di Pontren & Tak Ada Perhatian Pemprov Jabar

Uu menerangkan, saat mulai penerapan New Normal 1 Juni nanti, diharapkan masyarakat tak perlu diberitahukan kembali oleh pemerintah provinsi atau daerahnya masing-masing.

Paling penting, kata dia, dalam penerapan New Normal supaya kasus covid-19 tak bertambah adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga jarak, kebersihan, dan taat aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Karena kalau masyarakat tidak taat, ya akan bahaya lagi. Coba diberlakukan PSBB lagi, ini justru akan merugikan lagi semuanya mulai dari sektor ekonomi tak bergerak dan sektor lainnya,” terangnya.

Dalam pemberlakuan New Normal, tambah Uu, semua fasilitas umum nantinya dijaga polisi, TNI, unsur pemerintahan daerah terkait sampai kepada petugas keamanan tempat umum yang akan dilatih terlebih dahulu.

Sampai kini, Pemprov Jabar bersama Polda Jabar dan Kodam Siliwangi serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) lainnya tengah merumuskan mekanisme yang nanti akan diterapkan.

“Misal nanti ada Satpam Mal ya, itu akan dilibatkan dalam penjagaan selama New Normal dan akan mengikuti pelatihan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara di fasilitas umum milik pemerintah pun seperti ruang publik atau sarana perkantoran akan dilibatkan penjagaan TNI dan Polri selain dari unsur pemerintahan daerah setempat.

“Semuanya, masjid, sekolah dan fasilitas umum lainnya akan dilakukan penjagaan oleh anggota Polri dan TNI serta dari unsur pemerintahan daerah masing-masing daerah di 27 kota dan kabupaten yang ada di Jabar,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

 

Simak video gelombang tinggi di kawasan Pantai Pamayang Cipatujah Kabupaten Tasik :

 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.