1 PDP Corona di Ciamis Meninggal, Keluarga Pasien Positif Diawasi

1651
0
PENCEGAHAN. Tim Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis terus melakukan pendataan dalam penanganan penyebaran virus corona, Kamis (2/4). IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memantau dan menangani pasien positif Covid-19. Termasuk melakukan pemeriksaan kepada keluarga terdekatnya dan yang kontak erat dengan pasien untuk antisipasi penyebaran virus corona.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Bayu Yudiawan mengatakan, pasien yang positif ternyata ada kontak erat sebelumnya dengan warga positif Covid-19. “Makanya kita juga pantau kepada orang-orang yang kontak erat dengan pasien tersebut sebanyak 20 orang, mereka dilakukan rapid test, hasilnya belum keluar,” katanya kepada wartawan, Kamis (2/4).

Baca juga : Kios Warung Nasi di Ciamis Hancur Disambar Hujan Angin

“Kita berpacu dengan waktu, karena  ditakutkan kalau memang ini ada penyebaran, harus dilakukan pencegahan terhadap orang-orang yang sudah kontak erat tersebut,” ujarnya, menambahkan.

Kata dia, beberapa orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 ini tersebar di beberapa tempat. Kemudian ada juga di satu dusun kita lakukan bukan karantina total, tetapi isolasi mandiri di rumah, tapi dengan koordinasi aparat dan tokoh masyarakat setempat.

Saat ini, kata dia, kondisi pasien positif sudah mengalami peningkatan kesehatan. Memang sebelumnya sempat drop, karena yang bersangkutan mempunyai penyakit penyerta seperti stroke. Kemudian HB yang rendah, tapi setelah dilakukan transfusi beberapa labu darah, keadaannya jauh lebih baik. “Sekarang lebih baik serta bisa berkomunikasi kembali,” paparnya.

Loading...

Kemudian, lanjut dia, memang ada satu jenazah di Desa Tanjung Sari Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis dimakamkan sesuai protokol Covid -19. Namun, yang bersangkutan meninggal tidak mengarah kepada Covid-19, melainkan ada penyakit penyerta lainnya.

“Tapi protokol-protokol tersebut satu kehati-hatian saja, sebagaimana karena yang bersangkutan dari zona merah, makanya dilakukan penanganan protokol Covid-19 supaya mencegah hal-hal yang tidak di inginkan,” katanya, menjelaskan.

Sampai Kamis (2/4) siang, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 10 orang. Tiga orang dinyatakan selesai dalam pengawasan atau sembuh, enam orang masih dilakukan pengawasan dan satu meninggal dunia.

“Sedangkan untuk ODP jumlahnya mencapai 1.057, jumlah tersebut meningkat drastis. Dari jumlah tersebut yang selesai pemantauan 92 orang dan sisanya masih dalam pemantauan. Kami terus pantau perkembangannya setiap hari,” ucapnya.

Baca juga : Rumah Janda di Panawangan Ciamis Luluh Lantak Disambar Petir

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis Andang Irfan Sahara mengapresiasi langkah yang sudah diambil pemerintah dan tenaga medis dalam penanganan penyebaran virus corona. “Saya mengimbau masyarakat untuk berperan juga dan membantu tenaga medis dalam penanganan Covid-19. Mudah-mudahan wabah ini segera selesai dan kondisi kembali normal,” harapnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.