10 ABG di Ciamis Tertular Corona, 4 Diisolasi Mandiri 6 Sembuh

267
0
MENJELASKAN. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni saat menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 di Ciamis, Senin (19/10). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
MENJELASKAN. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni saat menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 di Ciamis, Senin (19/10). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Sebanyak 10 anak baru gede (ABG) dengan usia sekitar 17 tahun ke bawah tertular Covid-19. Enam diantaranya telah sembuh. Adapun empat orang masih menjalani isolasi mandiri.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni menjelaskan 10 ABG yang tertular Covid-19 itu berasal dari klaster lokal.

“Jadi upaya sekarang masih kami tracing belum diketahui penularannya, tapi dari 10 orang itu ada 6 orang sudah dinyatakan sembuh,” papar dr Eni kepada wartawan di kantornya Senin pagi (19/10).

Mengenai anak remaja di Ciamis yang tertular Covid-19, menjadi bahan kajian tenaga medis di Ciamis. Karena ada beberapa diantaranya yang belum jelas penularannya.

Baca juga : Bupati & Wakil Bupati Ciamis Tengok Robohnya Atap IGD RSUD

Adanya transmisi lokal itu, kata dr Eni, saat ini, Kabupaten Ciamis masuk menjadi zona oranye.

“Makanya kami imbau (masyarakat) waspada, karena jumlah kasus corona di Kabupaten Ciamis sudah tembus 150 pasien. Diantaranya 8 meninggal, 58 sembuh, 1 dirawat dan 54 orang masih aktif,” paparnya.

Menurut dr Eni, transmisi lokal paling banyak ditemukan di empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Imbanagara, Panawangan, Ciamis dan Kecamatan Cijeungjing.

“Upaya kami, Dinas Kesehatan saat ini menekan angka transmisi lokal dengan meminta pemerintah desa, kelurahan serta kecamatan untuk meningkatkan sosialisasi serta melibatkan tokoh agama, masyarakat dan akademisi juga,” ujarnya.

Dinkes berharap semua pihak terlibat guna memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Mereka harus menerapkan 3 M: memakai masker, mencuci tangan dan selalu menjaga jarak.

“Upaya kami terus melakukan hal tersebut guna menekan penularan corona lebih meluas lagi,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.