10 Anggota HIPMI Kabupaten Tasik Merasa Tertekan & Dikucilkan, Ini Hasil Rapid Tes..

4437
2
RAPID TES. Anggota BPC HIPMI Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan rapid tes oleh petugas medis dari DKPP Kabupaten Tasik, Senin (30/3). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA 

SINGAPARNA – Sebanyak 10 anggota BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tasikmalaya yang mengikut Musda HIPMI Jawa Barat pada 8-10 Maret di Kabupaten Karawang dinyatakan negatif Covid-19. Hal itu setelah dilakukan rapid test oleh Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk, Senin (30/3).

Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Tasikmalaya Asep Dzulfikri SE mengakui dirinya bersama anggota lainnya ikut dalam Musda HIPMI Jabar di Karawang. Bahkan sempat masuk kluster Musda HIPMI Jabar kaitan Covid-19, karena ada sebagian peserta yang positif corona.

Baca juga : Jalur Kawalu Kota Tasik yang Dilintasi Jasad Positif Corona Disemprot Desinfektan

“Memang ada rasa was-was dan tekanan psikologis bagi anggota HIPMI yang ikut musda. Karena tekanan yang cukup signifikan kita menjadi bulan-bulanan secara psikis dan dikucilkan secara sosial. Perlu diketahui kegiatan Musda HIPMI Jabar berlangsung 8-11 Maret sebelum ditetapkan darurat virus corona di Indonesia,” kata Asep.

Pada akhirnya, tambah Asep, ke 10 anggota BPC HIPMI Kabupaten Tasik mengikuti rapid tes oleh petugas medis dari DKPP Kabupaten Tasikmalaya dan hasilnya negatif Covid-19 semuanya.

“Alhamdulillah 10 anggota hasilnya negatif. Kita berharap status orang dalam pemantauan (ODP) bagi anggota HIPMI hadir di Musda Jabar yang dikeluarkan oleh Gubernur Ridwan Kamil dicabut dan diklarifikasi ke publik,” ungkap dia.

Lanjut dia, status tersebut akan merusak citra pribadi dan organisasi HIPMI. Sebagai pengurus HIPMI merasa dikucilkan dan orang menjadi sentimen, karena gubernur menyebutkan statusnya ODP. “Itu jelas merusak psikologis secara pribadi. Kami harapkan setelah ada rapid tes dari Dinas Kesehatan semua kembali lagi normal. Lagi dan tidak ada stigma negatif,” tambah dia.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan dan Pengendalian Pen­duduk (DKPP) Kabupaten Tasik­malaya Atang Sumardi menga­takan, petu­gas medis dari DKPP sudah mela­kukan rapid tes terhadap 10 ang­gota BPC HIPMI Kabupaten Tasik­malaya yang masuk kluster Musda HIPMI Jawa Barat di Karawang.

Baca juga : 1 PDP Corona Asal Kabupaten Tasik Meninggal Saat Karantina di RS Kota Tasik

“Setelah dilaksanakan rapid tes, dengan mengambil sampel darah 10 orang anggota BPC HIPMI Kabupaten Tasik langsung di sekretariatnya, semuanya dinya­takan negatif Covid-19,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Lanjut dia, tidak ada penyerta atau gejala seperti batuk atau pilek ringan dari ke-10 anggota BPC HIPMI Kabupaten Tasik yang dilakukan rapid tes semuanya sehat. “Kami imbau masyarakat tak khawatir, karena para anggota HIPMI yang masuk kluster Musda HIPMI Jabar di Karawang negatif,” tegasnya. (dik)

Loading...
loading...

2 KOMENTAR

  1. Meskipun rapid test hasilnya negatif tapi kan belum tentu tidak terjangkit & kebal virus. Bisa saja ketika test virusnya belum bereaksi. Karena rapid test ini kan keakuratannya ada dibawah swab test. Harus ada pemeriksaan ulang. Jadi tetap harus membatasi diri & melakukan social distancing. Tetap harus waspada.

  2. Jaga kebersihan yang utama
    Jangan dibikin panik banget..berdoa pada Allah swt semoga kitasemua tidak terkena Covid 19..aamiin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.