10 Anggota Keluarga Pasien Positif Corona Warga Leuwisari Tasik Ikut Rapid Test

514
0

SINGAPARNA – Sebanyak 10 orang keluarga dan kerabat yang kontak erat dengan satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kecamatan Leuwisari sudah di-rapid test, Jumat (10/7).

Hal itu untuk mengetahui terpapar atau tidak dari yang positif virus corona.

Hasil pemeriksaan rapid test yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya bersama tim medis RSUD SMC hasilnya semua non reaktif atau negatif Covid-19.

Baca juga : 6 Perawat Diduga Positif Covid-19, RSUD Kota Tasik Tetap Beroperasi

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya dr Heru Suharto MMKes mengungkapkan, ada 10 orang keluarga dan kerabat kontak erat dengan satu pasien laki-laki terkonfirmasi positif Covid-19 yang pulang dari Jakarta.


“Kita sudah lakukan rapid test dan hasilnya non reaktif Covid-19.

Semua yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 impor dari Jakarta tersebut dinyatakan negatif Covid-19,” kata Heru kepada Radar, Jumat (10/7).

Heru menambahkan, kondisi pasien asal Kecamatan Leuwisari yang positif Covid-19 saat ini yang dirawat dan diisolasi di RSUD SMC mulai membaik. Sebelumnya hasil uji swab PCR terhadap pasien asal Leuwisari dari Dinkes DKI Jakarta keluar 2 Juli.

“Sebelumnya memang ketika di Jakarta yang bersangkutan sudah mengalami gejala batuk dan pilek. Tetapi saat dijemput dan dibawa dari rumahnya di Leuwisari kondisinya mulai membaik, tetapi tetap harus menjalani isolasi,” ungkap Heru.

Menurut Heru, pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) akan dilakukan terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang pulang dari Jakarta tersebut. Setelah proses isolasi dan prosedur lainnya.

“Ketika hasil tes TCM yang sama tes-nya seperti uji swab PCR, hasilnya negatif Covid-19 yang bersangkutan bisa pulang dan disarankan untuk isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya,” jelas dia.

Adapun perbedaan TCM, kata Heru, memang untuk mengetahui hasil negatif atau positif Covid-19 lebih cepat dibandingkan swab PCR yang harus menunggu hasil di Labkesda Jabar di Bandung.

“RSUD sudah memiliki alat TCM lengkap dan hasilnya untuk menentukan positif dan tidaknya pasien bisa lebih cepat. Ya kita tunggu saja hasilnya, sesuai prosedur pemeriksaan kesehatannya,” tambah dia.

Baca juga : Teten Masduki Kunjungi Kota Tasik, Pelaku Ekonomi Harus Adaptasi dengan New Normal

Direktur Utama (Dirut) RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya dr Iman Firmansyah menambahkan, untuk keluarga yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 walaupun hasilnya non reaktif tetap dalam pantauan dan disarankan isolasi sementara di rumah.

“Sementara kondisi pasien positif Covid-19 mulai membaik dan segera dilaksanakan TCM oleh RSUD SMC. Mudah-mudahan hasilnya baik dan negatif, kondisinya membaik sehingga bisa pulang ke rumahnya,” kata dia. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.