10 Penambang Emas Asal Salopa Tasik Tewas Tertimbun di Kalteng, Pemkab Beri Santunan 

880
0
radartasikmalaya.com
Keluarga korban penambang emas warga Salopa, Kabupaten Tasik sedang menunggu informasi sanak saudaranya yang tertimbun. Jumat (20/11) sore. istimewa for radartasikmalaya.com

KABUPATEN TASIK – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tasikmalaya, mencatat kalau 10 penambang emas warga Salopa yang tertimbun di lubang 60 meter di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng)

Pemkab Tasikmalaya, saat ini menyebut hanya mampu memberikan santunan berupa suplai makanan bagi keluarga 10 korban tertimbun yang 2 diantaranya telah ditemukan meninggal dunia, Jumat (20/11) siang.

“Saya baru dapat info barusan (Jumat petang) ada warga Tasikmalaya, dari Salopa 10 orang di Kalimantan,” ujar Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial, Fakir Miskin dan Data Dinsos, Rahmat ZM, kepada wartawan, Jumat malam.

Meski demikian, Rahmat mengaku akan berkoordinasi lagi dengan kepala dinas dan sekretaris daerah ksetempat terkait pemberian santunan lainnya.

“Saya akan koordinasi dulu dengan yang lain untuk menindaklanjutinya. Memang 10 orang itu warga Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya. Kita juga mempersiapkan untuk berikan bantuan kepada keluarga korban, mungkin hanya makanan dulu,” terangnya.

Pihaknya berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak Kabupaten Kotawaringin Barat, untuk pemulangan jenazah para korban yang telah ditemukan meninggal tertimbun.

Berita terkait : 10 Warga Salopa Tasik Tewas Tertimbun di Lobang Tambang Emas di Kotawaringin Kalteng

Loading...

“Itu kan keluarga maunya dibawa ke sini jenazahnya. Kita akan koordinasi. Kita juga akan berusaha sekuat mungkin untuk bawa mereka ke sini,” tambahnya.

Pihaknya pun akan segera berkoordinasi dengan instansi lainnya terkait proses pemulangan jenazah secepatnya.

Namun, pihaknya mengaku saat ini hanya baru sebatas koordinasi karena baru mengetahui kabar tersebut Jumat sore.

“Kalau bisa dipulangkan, kita akan pulangkan. Untuk jatah hidup, kita koordinasikan lagi dengan kadis dan sekda,” pungkasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.