10 Rumah Korban Longsor di Nangewer Cisompet Garut Direlokasi

92
0
TINJAU. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman meninjau rumah yang terdampak longsor di Kampung Nangewer Desa Cikondang Kecamatan Cisompet, kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut

CISOMPET – Pemerintah Kabupaten Garut akan merelokasi 10 rumah warga dan satu masjid yang terdampak longsor di Kampung Nangewer Desa Cikondang Kecamatan Cisompet.

“Lahannya sudah ada dan bahan bangunannya juga ada. Tinggal direlokasi saja,” ujar Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman kepada wartawan, Jumat (23/10).

Baca juga : Wabup Garut Ajak Santri Berjihad Lawan Covid-19

Menurut dia, upaya relokasi ini dilakukan, karena lokasi perkampungan sekarang itu sudah tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal, karena rawan bencana. “Dari 10 rumah yang harus direlokasi ini, 7 sudah terkena longsor dan 3 terancam,” ujarnya.

Untuk saat ini, kata dia, masyarakat dan pemerintah desa setempat sudah ada komitmen untuk membantu relokasi rumah warga yang terkena dampak longsor pada Selasa (13/10) lalu.
“Warga sekitar juga siap membantu. Para donatur juga banyak yang datang untuk memberikan bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cikondang Babang Ganedi mengatakan, peristiwa longsor yang menimpa tujuh rumah dan satu mesjid ini terjadi pada Selasa (13/10).

Baca juga : Pemkab Garut Dorong Pesantren Lengkapi Perizinan

Saat itu, hujan deras turun dan terjadi longsor di beberapa di wilayah Kecamatan Cisompet, termasuk di desanya.

“Saat itu tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian ratusan juta,” ujarnya. Menurut dia, sebanyak 12 KK sudah diungsikan ke rumah tetangga atau kerabatnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.