10 Warga Salopa Tasik Tewas Tertimbun di Lobang Tambang Emas di Kotawaringin Kalteng

318
0
radartasikmalaya.com
Keluarga korban penambang emas warga Salopa, Kabupaten Tasik sedang menunggu informasi sanak saudaranya yang tertimbun. Jumat (20/11) sore. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KABUPATEN TASIK – Sebanyak 10 penambang emas asal warga Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya terkubur dalam lobang emas di Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (20/11).

Peristiwa tragis itu, membuat Uun (50) warga Kampung Nanggerang Desa Mulyasari Kecamatan Salopa, menangis histeris.

Betapa tidak, suami dan dua anaknya beserta 7 tetangganya terjebak di dalam lobang tambang emas yang terletak di kawasan Sungai Seribu Kelurahan Pangkut Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng.

Kedua anaknya itu adalah dua bersaudara Yuda (24) dan Reza (20). Sedangkan suami dari Uun adalah Mukadir.

“Allahu Akbar,” singkat Uun yang langsung pingsan seusai melihat berita di televisi yang menyebutkan anaknya telah ditemukan dalam kedaan tewas, Jumat sore.

Suasana rumah keluarga korban langsung riuh karena sebelumnya para saudaranya sedang berkumpul di tengah rumah menonton berita di televisi yang menayangkan proses pencarian 10 penambang emas asal Salopa tertimbun.

Para saudaranya bergegas membaringkan Uun di tengah rumah dan berupaya menyadarkannya dengan mengeluskan minyak kayu putih ke dekat lubang hidungnya.

Loading...

“Ini ibu dari dua bersaudara yang tertimbun, Yuda dan Reza. Suaminya pun sama tertimbun atas nama Mukadir. Saya adiknya Uun,” jelas Obing (53), saat mendampingi saudarinya yang pingsan di tengah rumah.

Obing menuturkan, Yuda sudah enam bulan bekerja di tambang emas Kalimantan dan disusul oleh adiknya yang berangkat tiga bulan lalu.

Paling terakhir berangkat adalah ayahnya Mukadir (47), yang pergi ke Kalimantan sepekan lalu.

“Kalau lamanya kerja di tambang di Kalimantan sudah 1 tahunan. Mereka sudah tiga kali balik ke Tasik. Kalau yang kedua kali menambang sebelumnya sukses. Nah, baru mendapatkan kabar malam tadi bahwa anak-anak adik saya dan suaminya tertimbun di lubang sedalam 60 meter. Dan 2 dari 10 korban sudah ditemukan. Salah satunya anaknya Uun,” tutur Obing.

Berita terkait : 10 Penambang Emas Asal Salopa Tasik Tewas Tertimbun di Kalteng, Pemkab Beri Santunan

Obing dan keluarga hanya bisa berharap jenazah keluarganya yang ditemukan bisa dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya.

Selama ini, keluarganya sudah pasrah karena mengetahui risiko pekerjaan tambang emas selama ini dan berharap tak merepotkan semua pihak di Kalimantan.

“Saya hanya berharap para jenazah keluarga kami bisa dipulangkan kalau tak merepotkan siapapun di sana,” jelasnya.

Sekadar diketahui, sebanyak 10 penambang emas asal Salopa, Kabupaten Tasik, terjebak timbunan longsor dalam sebuah lubang tambang sedalam 60 meter di di Sungai Seribu, RT 6 Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Ke-10 penambang tersebut diketahui terjebak dalam lobang tambang sejak Rabu (18/11) pagi.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.