100 KK Warga Cisewu Garut Terancam Longsor

121
0
Istimewa DIBERSIHKAN. Sebuah alat berat membersihkan material longsor yang menutupi jalan provinsi di Kecamatan Talegong, kemarin.

LONGSOR juga terjadi di Kecamatan Cisewu. Sekitar 25 hektare lahan hutan di Gunung Pipiti Desa Cisewu Kecamatan Cisewu mengalami longsor Jumat siang (4/12). Akibatnya, 50 hektare lahan pertanian dan tanah darat di wilayah tersebut tertimbun material longsor.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Tubagus Agus Sofyan menuturkan material longsoran memang tidak sampai mengenai pemukiman warga.

Namun, ada warga dari dua Rukun Tetangga (RT) di Kampung Cigentur Desa Cisewu yang sementara ini diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Ini Pesan Azies-Haris di Masa Tenang Pilbup Tasikmalaya

“Ada 100 KK dengan jumlah jiwa ada 282 orang yang sementara ini diungsikan di gedung sekolah MI An-Nur Kampung Cigentur karena longsoran masih terus terjadi dan rumah-rumahnya terdampak langsung,” katanya.

Selain di MI An-Nur Cigentur, menurut Tubagus, ada juga warga yang mengungsi di Gedung Olahraga (Gor) Desa Cisewu sebanyak 100 orang. Rumah mereka, kondisinya saat ini juga ikut terancam jika terus terjadi longsor susulan.

“Jadi sampai hari ini warga yang ada di pengungsian akibat longsoran tersebut jumlahnya mencapai 382 orang,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.