100 Orang dari 2 Toserba di Kota Banjar Jalani Rapid Test Corona

181
0

BANJAR – Sebanyak 100 orang karyawan dan pengunjung dari 2 Toserba di Kota Banjar, Padjadjaran dan Baninza, kembali dilakukan rapid test, Jumat (22/5).

Wakil Walikota Banjar, H Nana Suryana mengatakan ini merupakan upaya pemerintah menekan sebaran corona, karena hampir di semua daerah warga menyambut tradisi lebaran dengan membeli banyak kebutuhan idul fitri.

“Ini agar tidak banyak warga Kota Banjar terpapar virus corona,” ujar dia kepada wartawan di Padjadjaran Toserba, seusai memonitoring pelaksana rapid test.

Menurut dia, pihaknya tidak memandang bulu atau memilah-milah saat melakukan rapid test. Tapi semua, karena sebelumnya sudah dilakukan di Yogya toserba.

Pihaknya pun tidak akan menampik jika dalam rapid test kali ini ditemukan yang reaktif corona.

“Kita tidak pilah pilih, jika ada di temukan tentu harus di karantina atau isolasi,” tegas dia.

Kata dia, setiap kebijakan yang diambil atau diputuskan upaya melindungi masyarakat, agar tidak terpapar covid-19. Dengan harapan virus corona bisa cepat berakhir.

Kepala personalia Padjadjaran Toserba Banjar, Teguh Hartanto sesuai permintaan dari pemerintah yang diambil sampling rapid test sebanyak 50 orang, 35 karyawan, 5 juru parkir dan 10 pengunjung.

“Kita mendukung aturan pemerintah dalam upaya pencegahan virus corona. Dan jika ada yang reakrif atau IGG siap dilakukan isolasi (karantina, red) serta tidak akan menolak,” jelasnya.

Untuk karyawan dan pengunjung di Baninza juga sebanyak 50 orang, 40 karyawan dan 10 pengunjung dilakukan rapid test. Hingga saat ini rapid test masih berlangsung dengan cara mengambil sampel darah.

(anto sugiarto)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.