100 Ribu Warga Garut Terima Bansos dari Provinsi

277
0
SALURKAN. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman saat melepas penyaluran bansos tahap 3 di Kantor Pos Garut, kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut

GARUT KOTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan bantuan sosial (bansos) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar tahap ketiga di Kabupaten Garut, Selasa (27/10).

Bantuan berupa uang tunai dan sembako itu akan didistribusikan melalui komunitas ojek online dan petugas pos.

Emil, -sapaan akrab- Ridwan Kamil mengatakan, bansos tahap ketiga itu disalurkan kepada sekira 2 juta warga di Jabar. Sementara di Garut, total ada sekira 100 ribu warga yang mendapat bansos dari Pemprov Jabar. “Bansos ini disalurkan agar kehidupan warga Jabar dapat lebih baik di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Menurut dia, bansos selama pandemi Covid-19 tak hanya berasal dari Pemrov Jabar. Ia menyebutkan, setidaknya terdapat tiga sumber penyaluran bansos kepada masyarakat, yaitu pemerintah kabupaten/kota, pemprov, dan pemerintah pusat.

Namun, bansos itu disalurkan secara terpisah, sehingga masyarakat yang menerimanya tepat sasaran. Karena itu, ia meminta masyarakat tak perlu dibeda-bedakan dalam pemberian bansos. “Gak usah dipilah-pilih. Semua dari pemerintah,” terangnya.

Emil mengatakan, bansos dari Pemprov Jabar akan disalurkan hingga tahap keempat. Diperkirakan, bansos tahap keempat itu akan disalurkan pada November atau Desember 2020.

Setelahnya, tak akan ada bansos lagi untuk masyarakat.
Menurut dia, penyaluran bansos itu hanya untuk keadaan darurat. Sementara saat ini, perputaran ekonomi di wilayah Jabar sudah mulai pulih dengan persentase 60 persen. Ia memprediksi, ekonomi akan terus meningkat pada akhir tahun.

“Mudah-mudahan sisa waktu beberapa bulan ekonomi bisa pulih mendekati 80-90 persen. Kita doakan awal tahun depan tak ada bansos lagi karena hidup normal,” terangnya.

Baca juga : 114 Santri di Pangatikan Garut Positif Corona dan Diisolasi di RS

Sementara itu, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, hampir 70 persen warga Kabupaten Garut mendapatkan bansos selama pandemi Covid-19. Salah satunnya adalah bansos dari Pemprov Jabar.

Menurut dia, adanya bansos selama pandemi Covid-19 sangat membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari. Sebab, lanjut dia, hingga saat ini belum ada tanda-tanda penurunan kasus Covid-19.

Artinya, tingkat ekonomi rumah tangga juga terus mengalami tekanan lantaran belum 100 persen kegiatan kembali normal. “Pembagian (bansos) ini adalah salah satu bagian perbaikan ekonomi agar terjadi perputaran uang, sehingga ekonomi bisa bangkit,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.