102 PNS Kota Tasikmalaya Tak Masuk

172
0
MEMERIKSA ABSEN. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman mengecek absen kehadiran pegawai negeri sipil di Kecamatan Cipedes Senin (10/6). Firgiawan / Radar Tasikmalaya
Loading...

CIPEDES – Hasil pemantauan kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, 102 tidak masuk kerja. Hal itu, diketahui usai Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda memimpin tim inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa organisasi perangkat daerah.

Tim yang terbagi menjadi tiga rombongan itu dipimpin langsung Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman, Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf, Sekda Kota Tasikmalaya H Ivan Dicksan menyisir ke instansi pemerintahan seperti kompleks perkantoran, Bale Wiwitan dan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya serta Kecamatan Cipedes.

“Dari dua sampling yang kami sidak, alhamdulillah di dinas 45 pegawai hadir 100 persen. Termasuk di Kecamatan Cipedes 20 pegawai hadir semua,” tutur Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman usai sidak, Senin (10/5).

Menurutnya, Pemkot harus menye­tor­kan hasil laporan kehadiran pega­­wai terhadap Kementerian Penda­ya­­gunaan Aparatur Sipil Negara Refor­masi Birokrasi (Kemenpan RB) maksi­mal pukul 15.00 WIB secara online.

Berdasarkan data rekap Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya dari jumlah keseluruhan pegawai sebanyak 7.225, 102 diantaranya tidak hadir. Dua diantaranya tanpa keterangan, 28 izin, 40 sakit. Satu pegawai cuti dengan alasan penting, 14 cuti bersalin, 3 pegawai cuti sakit. Sementara empat pegawai lainnya cuti tahunan dan 8 pegawai tengah mengikuti tugas belajar. Adapun dua pegawai yang tanpa keterangan tersebut diketahui bertugas di Dinas Ketenagakerjaan dan Kecamatan Tawang.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf mengatakan sesuai edaran dari Kemenpan RB, ASN mulai 10 Juni harus kembali bekerja. Bagi yang tidak hadir tanpa keterangan jelas, akan dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.

“Mulai dari sanksi ringan, sedang sampai berat. Nanti kita lihat seperti apa pelanggaran tersebut,” ujar Yusuf. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.