11.388 Warga Kabupaten Tasik Masih Menganggur

108
0
REGISTRASI. Pencari kerja saat registrasi pembuatan kartu kuning atau AK-1 di Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, Senin (21/9).

TASIK – Lulusan SD, SMP, SMA/SMK sederajat dan sarjana strata satu (S1) yang belum mendapatkan pekerjaan di Kabupaten Tasikmalaya hingga akhir bulan Agustus 2020 mencapai 11.388 orang. Hal itu diungkapkan Pelaksana Bidang Penempatan pada Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya Didi Kuswandi kepada Radar, Senin (21/9).

“Jumlah angka tersebut berdasarkan pembuatan kartu tanda bukti pendaftaran pencari kerja AK-1 yang dihimpun dari data pencari kerja per kecamatannya,” ujarnya kepada Radar, kemarin.

Baca juga : WCD, BEM FAI Unsil Bersama Ormas & Karang Taruna Bersihkan Sungai Cikalang Kota Tasik

Didi menyebutkan, faktor penyebab tingginya jumlah pengangguran disebabkan banyak perusahaan skala nasional yang mengurangi karyawannya dan jam kerja.

Selama pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat menganggur dan juga yang pulang dari perantauan menjadi pengangguran karena tidak bisa kembali ke tempat kerja
“Cukup sulit untuk mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Sebab, ketersediaan lapangan kerja yang minim dan jumlah pencari kerja yang sangat banyak,” ungkapnya, menjelaskan.

Sementara itu, kata dia, saat ini dalam sehari pembuat kartu AK-1 mencapai 40 orang. Pendaftaran sekarang menggunakan sistem online, lalu ketika ke kantor dinas bisa langsung di-print.

Pelayanan dilakukan mulai dari pukul 08.00 hingga pukul 15.45.
Bagi para pencari kerja yang akan membuat kartu AK-1 bisa mendaftar secara online melalui www.kemnaker.go.id. Selanjutnya, isi data diri sesuai dengan E-KTP, catat nomor register AK-1 di berkas, serta kartu AK-1 bisa diambil di Kantor Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya.

“Pendaftar yang ingin membuat kartu kuning atau AK-1 via online bisa menerima layanan yang cepat. Saat datang, kartu kuning tinggal cetak. Sementara pendaftar biasa, ada proses pengin­putan terlebih dahulu oleh operator,” kata dia.

Baca juga : Pemenang Lomba Vlog BNN Kota Tasik Diumumkan Hari Ini..

Di sisi lain, pelayanan saat ini masih mewa­jibkan penerapan protokol kesehatan. Harus mengurai agar tidak terjadi keru­munan. Terlebih sekarang masih masa pandemi Covid-19.

“Jika ada yang datang membuat kartu kuning dan tidak mene­rapkan protokol kese­hatan seperti tidak meng­gunakan masker, maka tidak akan dilayani oleh pe­tugas. Dan di­minta untuk meng­gunakan masker terlebih dahulu,” ucapnya. (obi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.