Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.3%

20.4%

8.3%

67%

11 Pelajar SMA & SMK Tasik tak Lulus

1043
0
Ilustrasi
Ilustrasi

TASIK – Sebelas pelajar SMA dan SMK di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya dinyatakan tidak lulus. Itu sesuai hasil kelulusan pelajar tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2019/2020 yang diumumkan pada 2 Mei 2020.

Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Drs H Dadang Abdul Patah MM mengatakan, total ada sebelas pelajar yang dinyatakan tidak lulus sekolah.

“Mereka yang tidak lulus mayoritas tidak menyelesaikan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Semester 5 dan 6 tidak mengikuti Ujian Sekolah (US). Sudah menyatakan keluar tapi masih tercatat sebagai peserta US atau UN,” ujarnya kepada Radar, Jumat (8/5).

Berdasarkan data yang dihimpun, kata Dadang, jumlah total pelajar SMA Se-Kota Tasikmalaya sebanyak 4.537 pelajar.

Ada 1 pelajar yang dinyatakan tidak lulus. Sementara untuk pelajar SMA di Kabupaten Tasikmalaya jumlahnya 6.910 pelajar, dan sebanyak 7 orang dinyatakan tidak lulus.

Sedangkan untuk pelajar tingkat SMK di Kota Tasikmalaya jumlahnya 6.063 pelajar, tiga di antaranya dinyatakan tidak lulus. Sementara untuk pelajar SMK di Kabupaten Tasikmalaya jumlahnya 12.546 pelajar, semuanya dinyatakan lulus.

Dadang menyebutkan, meski telah diumumkan secara online, sebelumnya pihaknya telah melarang siswa SMA dan SMK merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret dan konvoi.

Selain untuk menghindari kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19, juga untuk menghormati yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

“Kami meminta anak-anak tidak melakukan aksi berlebihan seperti corat-coret seragam dan konvoi. Karena selain harus terus menerapkan physical distancing, juga bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan terkait siswa yang konvoi,” kata dia.

Dadang mengimbau siswa SMA yang dinyatakan lulus untuk mengisi waktu di rumah saja dengan persiapan masuk perguruan tinggi. Salah satunya adalah persiapan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Sementara, bagi siswa SMK yang biasanya langsung bekerja, Dadang meminta agar siswa dan orang tua bersabar. Sebab, dalam pandemi ini, banyak perusahaan yang tidak beroperasi dan tidak membuka lowongan pekerjaan. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.