112 Warga Cilawu & Malangbong Garut di-Swab Test, Gegara Ini..

149
0
radartasikmalaya.com

GARUT KOTA – Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 melakukan pemeriksaan swab terhadap 112 warga di Kecamatan Cilawu dan Malangbong. Pemeriksaan swab dilakukan karena ratusan warga itu dilaporkan telah kontak fisik dengan pasien positif Covid-19 di Kota Bandung.

“Hari ini tim Sub Divisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah melakukan follow up tracking dan tracing pada kontak erat kasus konfirmasi positif,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Garut Yeni Yunita melalui siaran pers di Garut Sabtu (18/7).

Baca juga : Pemkab Garut Siapkan Sarana AKB di Sekolah

Ia menyebutkan petugas di lapangan menelusuri dan memeriksa 58 orang di Kecamatan Malangbong dengan mengambil swab untuk uji laboratorium. Selain di Malangbong, kata dia, sebanyak 54 orang di Kecamatan Cilawu juga menjalani tes swab.

“Kasus konfirmasi positif Covid-19 tersebut ditemukan dan terlaporkan di Kota Bandung lalu dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab,” katanya.

Ia menyampaikan total kasus status orang tanpa gejala, orang dalam pengawasan, orang dalam pemantauan, pasien dalam pengawasan dan positif Covid-19 di Garut sebanyak 5.126 kasus.

Menurut dia, wabah Covid-19 di Garut masih mengancam, terbukti dari hasil laporan di lapangan masih ditemukan kasus dengan status orang dalam pengawasan sebanyak tiga orang, dua orang di antaranya dirawat di rumah sakit.

“PDP (pasien dalam pengawasan) 84 kasus, satu kasus sedang dalam perawatan dan 83 kasus selesai pengawasan di mana 18 di antaranya meninggal,” terangnya.

Yeni mengimbau masyarakat selalu menjaga kondisi kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dan selalu menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan pakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Seluruh masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini dengan menjalankan AKB (adaptasi kebiasaan baru) di antaranya sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker,” paparnya.

Dua Tenaga Medis

yang Positif Sembuh

Dua tenaga kesehatan di Kabupaten Garut yang positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.

“Syukur alhamdulillah, kasus konfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh oleh tim dokter RSUD dr Slamet Garut,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Garut Yeni Yunita di Garut, Minggu (19/7). Ia menuturkan pasien positif Covid-19 itu perempuan usia 27 tahun warga Kecamatan Karangpawitan dan usia 24 tahun asal Kecamatan Cilawu yang diumumkan positif pada Minggu (12/7).

Pasien itu, lanjut dia, mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Slamet Garut, kemudian diperbolehkan pulang karena hasil pemeriksaan sudah negatif dari Covid-19.

“Konfirmasi positif 28 kasus, terdiri dari nol orang dalam perawatan, 25 orang dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal,” terangnya.

Sementara itu, total kasus status orang tanpa gejala, orang dalam pengawasan, orang dalam pemantauan, pasien dalam pengawasan dan positif Covid-19 di Garut sebanyak 5.126 kasus.

Baca juga : Jalan Penghubung Cibalong – Cisompet – Peundeuy Garut Selatan Segera Dibuka

Petugas medis di lapangan menelusuri dan memeriksa setiap orang yang dilaporkan kontak fisik dengan pasien positif Covid-19 untuk mendeteksi secara dini penyebaran wabah virus tersebut.

Sebelumnya, dua tenaga kesehatan di Puskesmas Cempaka dan Puskesmas Bagendit diketahui positif Covid-19, akibatnya pelayanan di puskesmas itu ditutup untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.