114 Warga Karikil Mangkubumi Kota Tasik Keracunan, Ini Penyebanya..

1459
0
radartasikmalaya.com
Warga Kampung Cilangge Kelurahan Karikil Kecamatan Mangkubumi korban keracunan massal dirawat di SDN Puspasari. Kamis (08/10). foto: rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Jumlah korban keracunan massal akibat memakan nasi kuning acara ulang tahun seorang anak di Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, kini menjadi sebanyak 114 orang.

Sebagian besar adalah anak-anak dan 4 orang diantaranya kritis karena kejang-kejang langsung dirujuk ke RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya.

“Hasil pendataan di lapangan korban keracunan sementara sebanyak 114 orang, sebanyak 89 korban bergejala ringan, 4 orang bergejala berat dan 21 orang bergejala sedang,” ujar Kabid Yankes Dinkes Kota Tasik, Titie Purwaningsari, Kamis (08/10) siang.

Titie menerangkan, pihaknya saat ini telah mengambil sampel makanan berupa sisa nasi kuning dan makanan ringan yang dihidangkan di acara ulang tahun tersebut.

Pihaknya juga menduga, kasus keracunan massal seperti ini diakibatkan adanya salah satu makanan yang diduga nasi kuning terkontaminasi bakteri dari santan kemasan.

“Mungkin makanannya ada yang terkontaminasi bakteri. Diduga ini dari nasi kuning yang biasanya dari santannya. Soalnya, kalau lalapan kan bisa terlihat segar dan layu secara kasat mata,” tegasnya.

Sampai saat ini, pihaknya terus memantau perkembangan para pasien yang dipusatkan di ruang perawatan darurat di SD Puspasari samping Puskesmas Mangkubumi.

Sedangkan, 4 korban yang bergejala berat sedang ditangani tim medis di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, karena kekurangan fasilitas alat medis jika dirawat di Puskesmas.

“Kalau yang 4 orang langsung dirujuk karena dinilai sangat rawan dan berbahaya kalau dirawat di sini. Tapi bukan berarti rawan meninggal, hanya kalau tak ditangani secara cepat akan bahaya,” tambahnya.

Para korban selama ini sebagian masih mendapatkan perawatan berjumlah 25 orang di Puskesmas Mangkubumi.

Sedangkan, ada dua orang yang sudah terpantau sehat dan bisa dipulangkan setelah mendapatkan perawatan.

“Ada 2 orang yang nanti sore bisa pulang. Paling penting kita penanganan cepat dulu, yakni memberikan bantuan cairan tubuh,” jelasnya.

Kata dia, kondisi secara umum para korban tersebut sudah mulai membaik.

“Banyak yang sudah membaik kondisinya. Tadi kita ambil sample makanan nasi kuning,” ujarnya.

Terang dia, sementara dugaan keracunan itu dari bahan yang dibuat nasi kuning. Yaitu santan kemasan. Diduga terkontaminasi bakteri.

Namun jelasnya, pihak Dinkes saat ini tengah melakukan uji laboratorium dan menunggu hasilnya.

“Keracunan seperti ini bisa terjadi di mana saja. Sementara ini dugaan dari nasi kuning yang disantap. Tapi dari santan kemasan sepertinya,” terangnya.

(rezza rizaldi)

Berita Terkait :

Ada 114 Warga Karikil Mangkubumi Kota Tasik Keracunan Nasi Kuning, Ini Datanya..

Puluhan Orang Tua & Anak Warga Mangkubumi Kota Tasik Keracunan Nasi Kuning

Puluhan Anak, Ibu & Orang Tua di Mangkubumi Tasik Keracunan, Begini Awalnya..

Sekampung Keracunan, Dirawat di Gedung SDN Puspasari Mangkubumi Kota Tasik

Puluhan Anak, Ibu & Orang Tua di Mangkubumi Tasik Keracunan, Begini Awalnya..

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.