12 Atlet Surfer Batukaras Jadi Korban Tsunami Selat Sunda

355

PANGANDARAN – Batukaras Surfer Club (BSC) menginformasikan, sebanyak 12 atlet surfing asal Batukaras Kabupaten Pangandaran menjadi korban tsunami di Pantai Carita atau di selat Sunda.

Seluruh atlet selamat dan saat ini mengungsi di rumah warga setempat.

“Kami mendapatkan informasi duka, rekan-rekan kami yang sedang mengikuti kontes surfing menjadi korban tsunami, sempat terseret arus, Alhamdulillah semuanya selamat, hanya kendaraan yang rusak diterjang air pasang,” tutur Regang, Humas BSC kepada Radar.

Lanjutnya, BSC mengirimkan atlet untuk mengikuti lomba Carita Surfing Festival 2018.

Mereka adalah Yoga permana (17), Erik Firmansyah(16), Anton (12), Supriadi (24), Riki Fauzi (18), Ega Permana (16), Ari Regina (16), Fito (15), Asep Yoga (20), Arin Riatna (22), Agung Apo(30) dan Gilang Marifatulloh (30).

Regang menceritakan, kejadian berawal saat rombongan akan pulang usai pembagian hadian sekitar pukul 21.00.

“Mereka pamitan untuk cepat-cepat pulang mengigat perjalanana sangat jauh. Namun tiba-tiba ombak datang menghantam tanpa diawali adanya tanda tsunami seperti pada umumnya,” kata dia.

Dikatakannya, satu orang atlet sempat terjebak di dalam mobil karena berusaha menyelamatkan kendaraan yang dikemudikannya.

“Gilang sempat terjebak, sementara anak-anak yang lain bergegas menyelamatkan diri. Dia malah berusaha menyelamatkan mobilnya sampai terbawa arus dan nyangkut di pohon. Kemudian Gilang berenang dan berusaha melawan arus sekitar 20 menit dan Alhamdulillah berhasil menyelamatkan diri,” tuturnya.

Lanjut dia, saat ini seluruh surfer tinggal di rumah warga yang lebih aman, tepatnya di Kampung Situ Kadupayung RT 02 RW 03 Menes.

“Mereka kehabisan perbekalan, Alhamdulillah ada warga yang baik, namun kami butuh bantuan untuk memfasilitasi mereka pulang,” ungkapnya. (nay)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.