12 Karyawan, 2 Juru Parkir, 1 Pengunjung Reaktif Corona, Swalayan di Kota Banjar Ditutup

2728
1

BANJAR – Dianggap melanggar PSBB, Pemkot Banjar akhirnya dengan tegas memutuskan menutup Yogya Toserba, Pajajaran dan Baninza Samudera serta pertokoan emas, mulai Sabtu hingga Senin (23-25/05).

Terlebih dari hasil rapid test ditemukan 12 karyawan toserba, 2 juru parkir, 1 pengunjung reaktif corona.

“Tutup tiga hari dan buka kembali 3 syawal. Setelah itu baru dilakukan evaluasi,” ujar Wali Kota Banjar, Hj Ade Uu Sukaesih, saat press conference di depan sekretariat tim terpadu covid-19 crisis center kota Banjar, Jumat (22/5) sore.

Kata dia, di tiga swalayan sudah dilaksanakan rapid test dan ada beberapa orang karyawan dan pengunjung hasilnya reaktif rapid test.

Melihat hal itu, dan masih terjadi kerumunan masyarakat datang untuk berbelanja, apalagi menjelang idul fitri banyak orang membeli baju lebaran. Maka diambil keputusan bersama untuk menutup ketiganya.

“Ibu (Walikota, red) juga sedih dan tidak mau pilih kasih. Yang ini buka, sementara yang itu tutup. Maka sepakat semuanya untuk ditutup,” tegasnya.

Anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Kota Banjar, dr Sari Wahyu Wiharso menambahkan, setelah dilakukan rapid test di Pajajaran Toserba awalnya 50 orang, karena ada yang reaktif maka ditambah 49 orang sehingga total 109 orang.

“Hasil rapid test reaktif total ada 13 orang, 1 pengunjung, 2 juru parkir, 10 karyawan,” jelasnya.

Sementara di Baninza Samudera 50 orang, 40 karyawan dan 10 pengunjung dan hasil rapid test, ada 2 orang reaktif rapid test.

Jadi total reaktif corona di Kota Banjar dari swalayan ada 15 orang.

Berikut video saat proses rapid test :

(anto sugiarto)

Video Pilihan

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.