Sempat Terdengar Ledakan, Polisi Masih Menyelidiki

12 Kios di Pasar Guntur Hangus Terbakar

76
0

TAROGONG KIDUL – Sebanyak 12 kios di Blok D Pasar Guntur Ciawitali Kecamatan Tarogong Kidul terbakar Rabu dini hari (20/11). Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Pasalnya hampir seluruh barang dagangan berupa sembako dan perabot rumah tangga di kios tersebut hangus terbakar.

Ketua Ikatan Warga Pasar (Iwapa) Guntur Asep Kardian mengatakan kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 00.00. Diduga penyebab kebakaran karena arus pendek listrik dari salah satu kios di blok D. “Api diperkirakan dari kios penggilingan daging. Lalu merembet ke kios lain di sebelahnya yang menjual anyaman dan perabot,” ucapnya.

Beruntung kebakaran tidak meluas dan merembet ke semua kios di blok D. “Karena lokasi pemadam yang tak jauh, membuat mobil pemadam bisa segera datang. Yang hangus terbakar ada 12 kios, sedangkan yang terdampak atau kena api sedikit ada 13 kios,” katanya.

Untuk penyebab pasti kebakaran, Asep mengaku masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Terkait kerugian materi, Asep belum bisa memperkirakan.

“Soalnya sampai sekarang masih fokus untuk membersihkan sisa kebakaran. Bisa sampai ratusan juta rupiah kalau perkiraannya,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut Satriabudi mengatakan kebakaran di Blok D berawal dari suara ledakan di salah satu kios. Namun dia belum bisa memastikan, apakah ledakan tersebut dari listrik atau tabung gas. “Warga mendengar ada ledakan dulu dari salah satu kios. Cuma belum tahu dari gas atau listrik,” ucapnya.

Untuk memadamkan api, kata dia, pihaknya menurunkan enam mobil pemadam kebakaran agar proses pemadaman berlangsung cepat. Proses pemadaman dilakukan selama dua jam. “Kami khawatir kebakarannya meluas. Apalagi banyak material yang mudah terbakar. Makanya segera bertindak cepat,” katanya.

Kapolsek Tarogong Kidul AKP Alit Kadarusman menyebut kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Alit memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. “Petugas keamanan pasar bilang awalnya dari korsleting listrik. Ada di kios penggilingan daging. Perkiraan kerugian materil kebakaran diperkirakan lebih dari Rp 300 juta,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...