Petugas Temukan Rp 27 Juta dan TV di Ruang Tahanan

12 Warga Binaan di Kota Banjar Positif Narkoba

30
PEMERIKSAAN. Petugas BNN Ciamis dan Polres Banjar menggeledah ruang tahanan di Lapas Klas III Kota Banjar Kamis (7/2). (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Badan Narkotika Nasional (BNN) Ciamis mengandeng satuan Narkoba Polres Banjar menggelar razia di Lapas Klas III Banjar Kamis (7/2). Mereka menggeledah satu persatu kamar di Lapas Banjar dibantu petugas jaga di lapas tersebut.

Kepala BNN Ciamis AKBP Yaya Satyanagara SH didampingi Kasat Narkoba Polres Banjar AKP Usep Supiyan usai razia mengatakan razia untuk membersihkan peredaran narkoba di lingkungan lapas. Sejauh ini, kata dia, belum ada lingkungan lapas yang benar-benar bersih dari narkoba.

“BNN berusaha ingin mewujudkan lapas yang ada di wilayah masing-masing itu bisa bersih dan steril dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” kata Yaya.

BNN, tambah dia, sejauh ini sudah memaksimalkan tugas untuk menekan angka peredaran narkoba. “Di luar lapas, kita berusaha menangkap pemakai narkoba untuk direhabilitasi, pengedar dan bahkan sampai dengan kurir kita berhentikan dan kita lacak darimana sumbernya dan ujung-ujungnya dikendalikan dari dalam lapas,” terangnya.

Terkait pemeriksaan di lapas, Yaya menjelaskan BNN Ciamis melakukan pengecekan ke seluruh blok, dari mulai blok khusus narkoba hingga blok yang sudah mendekati masa keluar.

“Kita cek semua blok dan setelah dilakukan tes urine, ditemukan ada beberapa warga binaan yang positif,” jelasnya.

Kepala Lapas Klas III Banjar Agus Wahyono mengatakan kegiatan seperti ini merupakan program dari lapas. Saat ini pihaknya mencanangkan program bersih-bersih narkoba dari dalam lapas.

“Kita bersama BNN terus berperang melawan narkoba dan juga membersihkan lapas dari barang barang yang dilarang,” ujarnya.

Agus mengaku pihaknya bersama BNN mewacanakan Lapas Klas III Banjar menjadi Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba) dan menjadikan Lapas Percontohan di Priangan Timur.

“Dari hasil tes urine di Blok B, dari 38 warga yang diperiksa ditemukan ada 10 warga yang positif dan blok A dari 5 warga yang diperiksa ada 2 yang positif,” katanya.

Selain itu, dari hasil pemeriksaan ditemukan ada yang menyimpan uang Rp 27 juta rupiah dan juga ditemukan ada salah satu ruangan dengan fasilitas lengkap, seperti televisi dan fasilitas mewah serta telepon genggam, kabel, charger HP dan silet juga benda tajam. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.