13 Pejabat Garut di-Vaksin Covid-19 Perdana

23
0
VAKSINASI. Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman menjalani vaksinasi Senin (1/2/2021). Helmi merupakan satu dari tujuh orang yang divaksin. Yana taryana / rakyat garut
Loading...

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melaksanakan vaksinasi perdana terhadap 13 orang dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat dan perwakilan kaum milenial di Pendopo Garut, Senin (1/2).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani mengatakan vaksinasi perdana juga dilaksanakan terhadap tenaga kesehatan di seluruh puskesmas di Kabupaten Garut.

“Jadi selain pelaksanaan di pendopo, kita juga laksanakan vaksinasi ini diseluruh puskesmas untuk tenaga kesehatan,” ujar Leli kepada wartawan, Senin (1/2/2021).

Baca juga : Usai Dilantik, Sekda Garut Fokus Penanganan Covid-19 & Bencana

Pada pelaksaan vaksinasi perdana, ada 13 orang yang sudah didaftarkan. Dari jumlah itu diantaranya bupati, wakil bupati, kapolres Garut, kepala Kejaksaan Garut, kepala Pengadilan, komandan Kodim 0611 Garut, ketua DPRD Garut, komandan Denpom Garut, sekretaris daerah dan perwakilan masyarakat.

loading...

“Dari 13 orang yang terdaftar dalam vaksinasi perdana, hanya 7 orang yang bisa dilakukan vaksinasi. Sisanya tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Tujuh orang yang tidak bisa divaksin yakni Bupati Garut H Rudy Gunawan, komandan Kodim 0611 Garut, kapolres Garut, kepala Kejaksaan Negeri Garut dan ketua DPRD Garut serta satu orang pegiat media sosial.

“Mereka yang tidak bisa divaksin, selain pernah terpapar Covid-19 juga kondisi kesehatannya yang tidak bisa memungkinkan untuk divaksin. Seperti pak bupati gula darahnya naik, itu tidak bisa,” katanya.

Leli mengatakan untuk pimpinan daerah yang bisa mendapatkan vaksinasi yakni Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman dan beberapa perawakilan masyarakat. Ada 7 orang dari 13 perwakilan yang bisa dilakukan vaksinasi perdana.

“Untuk yang belum bisa divaksin hari ini (kemarin, Red), kita akan menunggu sampai kondisinya bisa dilakukan vaksinasi,” ujarnya.

Leli mengatakan pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap mulai Januari sampai April 2021 dengan sasaran tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik.

Selanjutnya, vaksinasi dilakukan April 2021 sampai Maret 2022 dengan sasaran masyarakat rentan terpapar Covid-19 dengan jumlah seluruhnya sebanyak 1,8 juta jiwa.

“Perlu kami laporkan pula ada 1,8 juta untuk putaran pertama atau dalam dua kali jumlahnya 3,6 juta orang sasaran,” katanya.

Dia menyampaikan vaksinasi merupakan upaya pemerintah untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 dan tidak ada efek sampingnya. “Vaksinasi ini upaya pemerintah yang dilakukan seluruh Indonesia,” ucapnya.

Bupati Garut H Rudy Gunawan mengakui tidak bisa divaksin pada kick off vaksinasi. Hal itu karena gula darahnya naik. “Saya tidak bisa divaksin karena gula darah saya tinggi, dua pekan lagi dicoba lagi,” katanya.

Rudy berharap vaksinasi itu dapat menyelamatkan masyarakat Garut. Agar kebal dari penyebaran Covid-19. “Dan kita bisa melanjutkan lagi pembangunan dan ekonomi tumbuh,” ujarnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.