13 Warga Garut Meninggal Selama Pandemi Corona

160
0

GARUT KOTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut mencatat hingga Kamis (16/4) terdapat 13 orang meninggal dunia. Namun, dari belasan orang yang meninggal dunia itu, tak ada satu pun yang statusnya positif corona.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Garut Ricky Rizki Darajat mengatakan tujuh orang yang meninggal berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sementara enam orang lainnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca juga : Pengemudi Angkutan Garut akan Diberi Pelatihan dan Bantuan

“Untuk kasus Covid-19 positif masih tetap tiga kasus, yaitu dua laki-laki dan satu perempuan. Dua orang dalam perawatan di RSUD dr Slamet dan satu orang melakukan isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium,” ujarnya kepada wartawan kemarin.

Ia menyebutkan total kasus ODP berjumlah 2.065 kasus. Sebanyak 151 kasus masih pemantauan, 11 dalam perawatan dan 1.903 selesai pemantauan, yang tujuh orang di antaranya meninggal dunia.

Sementara, total kasus PDP berjumlah 35 kasus. Sebanyak tujuh kasus masih dalam perawatan dan 28 kasus selesai pengawasan, enam orang di antaranya meninggal.

Ricky menambahkan jumlah kasus orang tanpa gejala (OTG) terdapat 246 orang. Pada Kamis ditemukan 27 OTG baru. Dari jumlah itu, 156 OTG telah selesai masa observasi dan telah dilakukan rapid test. Lima orang dinyatakan reaktif.

Baca juga : Para Pemotor Trail Adventure Dituding Merusak Hutan Konservasi & Cagar Alam Garut

Ia mengatakan tetap mengambil langkah terhadap kasus dengan hasil rapid test positif. Salah satunya dengan melakukan pengawasan ketat agar mereka melakukan isolasi di rumah sakit atau mandiri di rumahnya, dengan pemantauan dari fasilitas kesehatan. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.