Umtas Angkat Potensi Desa

23
0
PROSESI. Rektor Umtas Tasikmalaya Dr Ahmad Qonit AD MA memasang atribut kepada peserta KKN 2019 di Graha Umtas Rabu (7/8). Fatkhur Rizqi / Radar Tasikmalaya

TASIK – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (LPPM Umtas) melepas 377 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2019. Pelepasan dilakukan di Graha Umtas Rabu (7/8). Program KKN ini sebagai penerapan Catur Dharma Perguruan Tinggi Kemuhammadiyahan.

Tema yang diusung dalam KKN ini yakni Solusi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Melalui Pendidikan, Kesehatan dan Teknologi. 377 peserta KKN akan disebar di desa-desa di Kecamatan Cipatujah, Kecamatan Taraju dan Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya.

Rektor Umtas Tasikmalaya Dr Ahmad Qonit AD MA mengatakan KKN merupakan bagian pengabdian masyarakat. Sumbangsih perguruan tinggi untuk masyarakat. Selain itu, KKN juga bagian pembelajaran bagi mahasiswa. “Di sana mahasiswa belajar untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah pelajari di bangku kuliah,” katanya.

Peserta KKN Tematik ini merupakan mahasiswa semester 6 dari berbagai fakultas. Di antaranya Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Fakultas Teknik. “KKN ini diikuti mahasiswa lintas disiplin. Setiap kelompok itu terdiri dari mahasiswa berbagai program studi dari tiga fakultas tersebut,” katanya.

Dalam pelaksanaan KKN ini memang tematik. Salah satu tema yang diusung yakni pariwisata. Dalam hal ini mahasiswa harus mampu memberikan pandangan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di desa, agar nantinya dibuat desa wisata. “Pelaksanaan KKN harus memberikan penguatan kepada masyarakat, supaya masyarakat itu semakin maju,” ujarnya.

Ia berpesan, agar mahasiswa peserta KKN agar menjaga nilai-nilai kesopanan dan religius saat bersosialisasi dengan masyarakat desa. Sebab, sambungnya, mahasiswa Umtas membawa nama baik almamater.

Ketua Program KKN Umtas Tasikmalaya Yopa Taufik Saleh MPd menjelaskan, mahasiswa Umtas yang mengikuti KKN Tematik dituntut untuk menyukseskan program yang telah dirancang diantaranya Desa Wisata, Desa Posdaya, PAUD, Desa Kesehatan dan Desa Sehat.

“KKN akan digelar selama 31 hari mulai 7 Agustus hingga 7 September, diharapkan mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan memajukan desa setempat,” katanya. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.