136 Jamaah Umrah Kota Tasik Gagal Berangkat

282
0
Wahyu. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Tasikmalaya
Wahyu. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Tasikmalaya

TAWANG – Penangguhan penyelenggaraan umrah oleh Pemerintah Arab Saudi berdampak pada jamaah Indonesia, baik yang akan berangkat maupun yang sudah berada di Arab.

Di Kota Tasikmalaya diketahui sebanyak 137 calon jamaah umrah dipastikan gagal berangkat ke tanah suci.

“Yang hendak berangkat pagi ini (Jumat 28/2, Red) dari KBIH Tasikmalaya sebanyak 136 orang untuk berangkat,” ujar Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Tasikmalaya Wahyu kepada Radar, Jumat (28/2).

Untuk itu, kata Wahyu, pihak KBIH tengah berusaha menenangkan calon jamaah umrah agar tetap bersabar menerima kebijakan pemerintah Arab Saudi.

”Masalahnya kebijakan itu bukan dilakukan pemerintah Indonesia. Jadi sulit kita melakukan negosiasi, “ tuturnya.

Baca Juga : Daftar Tunggu Haji Kota Tasik 21 Tahun, Biayanya 32,2 Juta

Namun, dia berharap pemerintah pusat melalui Kemenag bisa segera mencari jalan keluar atas penangguhan sementara keberangkatan umrah.

”Karena antusias masyarakat terhadap umrah saat ini sedang mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Dari informasi yang diterimanya, penangguhan keberangkatan umrah ke Arab Saudi ini akan berlangsung hingga pertengahan bulan Maret 2020.

”Mudah-mudahan ada kebijakan lain bagi warga yang hendak datang untuk menjalankan umrah,” paparnya.

Baca Juga : Kasus Tewasnya Delis Siswi SMPN 6, Wali Kota Tasik Minta Semua Study Tour Ditunda

Ia pun mengaku belum bisa memastikan warga Kota Tasikmalaya yang sedang berada di Makkah menjalankan umrah.

”Kalau tidak salah ada sebanyak 95 orang warga Kota Tasikmlaya yang sedang umrah dan menunggu informasi dari Pemerintah Arab Saudi untuk bisa pulang ke Indonesia,” tandasnya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.