14 Remaja Pesta Miras, Digelandang ke Mapolsek Mangkubumi Tasik, Kasihan Ortunya Kebawa-bawa

259
0
radartasikmalaya
Belasan remaja yang terciduk pesta miras saat dibina di Mapolsek Mangkubumi, Minggu (06/12) pagi. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Polisi mengamankan belasan remaja yang saat menggelar pesta minuman keras (Miras) di depan sebuah toko roti di Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Minggu (06/12) dini hari.

Sebanyak 14 remaja yang sedang pesta miras ciu berikut 4 unit sepeda motor ikut diamankan polisi.

Petugas Polsek Mangkubumi yang sedang berpatroli Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KRYD) awalnya menemukan kerumunan remaja sedang nongkrong di pinggir jalan di depan sebuah toko roti.

Saat itu, petugas meminta para remaja untuk membubarkan diri. Namun, setelah diperiksa, petugas mencium aroma alkohol dan menemukan barang bukti satu kantong plastik bekas plastik miras jenis ciu.

Petugas langsung menggelandang 14 remaja tersebut ke Mapolsek Mangkubumi.

Loading...

Ironisnya, beberapa remja tersebut di antaranya masih bersetatus pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di Kota Tasik.

Setibanya di Mapolsek mereka telah sadar, dan tadi pagi diberi pembinaan oleh tokoh agama Kecamatan Mangkubumi.

Selain dipangil orang tuanya, mereka juga diberi tausyiah dan diminta membaca istighfar serta di ajak salat Dzuhur secara berjamaah di masjid Mapolsek Mangkubumi.

Kapolsek Mangkubumi, Iptu Endang Wijaya mengatakan, para remaja yang mengganggu ketertiban umum itu diberikan pembinaan agar sadar terhadap apa yang mereka lakukan.

“Kegiatan patroli menyasar pemuda mabuk di tempat umum ini untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan masyarakat. Karena efek mabuk, bila dibiarkan bisa menimbulkan aksi kriminalitas,” ujar Endang kepada wartawan, minggu sore.

Polsek Mangkubumi, terang dia, memilih memberikan sentuhan rohani untuk menumbuhkan kesadaran, agar para remaja segera tobat dari perbuatan yang dilarang tersebut.

Sementara itu, Tokoh Agama Kecamatan Mangkubumi, Ustad Andri menuturkan, selain disuruh membaca istighfar, para remaja itu juga diminta salat Dzuhur bersama-sama.

“Para remaja itu, kita beri pembinan agar tidak mengulangi perbuatanya lagi dan segera minta maaf kepada alloh agar tidak berbuat dosa, kemudian mereka di tes satu persatu bacan solat ternyata pada saat kita tes ada beberapa remja Yang tak hapal bacaan salat,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.