14 Rumah di Garut Dirusak Angin Puting Beliung, Begini Para Korbannya..

198
0
Istimewa PATAH KAKI. Warga bernama Windi Lestari (12) harus dilarikan ke RSUD dr Slamet Garut karena mengalami patah kaki akibat tertimpa reruntuhan rumah. 

CIBATU – Belasan rumah di Desa Kertajaya Kecamatan Cibatu disapu angin puting beliung Kamis (16/1) sore.

Akibat kejadian itu, selain merusak bangunan rumah, dua orang warga mengalami luka.

Bahkan satu orang bernama Windi Lestari (12) harus dilarikan ke RSUD dr Slamet Garut karena mengalami patah kaki akibat tertimpa reruntuhan rumah.

Komandan Kodim 0611 Garut Letkol Inf Erwin Agung mengatakan,  berdasarkan informasi yang masuk,  rumah yang terdampak angin puting beliung ini sebanyak 14 unit.

Baca juga : Puting Beliung Ngamuk di Ciawi Tasik, 1 Rumah Hancur

Dari belasan rumah yang tersapu angin ini, tiga rumah milik Ujang Iwan (51), Suhendi (40) dan Aep mengalami kerusakan paling parah karena bangunannya hancur terbawa angin dan juga roboh.

“Selain merusak rumah,  dua warga yakni Ujang dan anaknya Windi mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan.  Satu korban sekarang sudah dibawa ke rumah sakit,” terangnya.

Untuk saat ini,  kata dia,  para korban yang rumahnya rusak berat, tinggal di rumah kerabatnya. Untuk belasan rumah lainnya, sementara masih bisa ditinggali setelah dilakukan perbaikan oleh pemilik dibantu TNI, kepolisian, aparat desa dan kecamatan. “Kerusakan rumah akibat puting beliung ini terjadi di empat kampung. Rata-rata kerusakannya di bagian atap,” terangnya.

Erwin mengatakan, terjangan angin puting beliung juga terjadi di Kampung Ciorang Warung, Desa Nanjungjaya Kecamatan Kersamanah.  Di wilayah ini satu rumah milik Ade Kholil (59) mengalami rusak berat akibat disapu angin.

“Satu rumah ini atapnya terbang tersapu angin dan roboh. Pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak mengalami luka,” terangnya.

Selain angin puting beliung,  kata dia,  hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut mengakibatkan benteng penahan air di Sungai Cimuncang Desa Karangtengah, Kecamatan Kadungora jebol.

Akibatnya,  dua rumah milik Rustam Bahar (60) dan Rizal Fauzi Nurdin rusak akibat diterjang air yang meluap dari sungai tersebut.

“Dalam peristiwa ini,  untuk rumah Rustam, informasi yang kita terima isi rumahnya habis. Sedangkan rumah Rizal kebanyakan isi rumahnya juga tidak bisa dipakai lagi akibat peristiwa tersebut,” terangnya.

Bukan hanya itu,  tambah dia,  akibat hujan deras ini,  jalur provinsi Leles-Garut di Kecamatan Leles juga sempat tergenang oleh air. Akibatnya,  arus lalu lintas di wilayah tersebut sempat terganggu.

“Tinggi air di jalan dan yang masuk pertokoan lumayan sehingga hal tersebut yang menjadikan kemacetan. Beberapa kendaraan roda dua juga ada yang harus sampai didorong karena mesinnya terkena air,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.