15 Wartawan Kota Tasik Negatif Corona, Hasil Rapid Test

128
0
radartasikmalaya
dr Uus Supangat Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya

INDIHIANG – Sampai Jumat (17/4), Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sudah melakukan rapid test kepada 2.000 orang. Termasuk kepada sejumlah wartawan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat menjelaskan bahwa pemeriksaan rapid test kepada wartawan, karena awak media itu termasuk dalam kategori kelompok berisiko tinggi. Khususnya mereka yang kerap memasuki area-area rawan. “Ada yang ngeliput ke rumah sakit, bahkan sampai ke pemakaman, jadi cukup rawan,” ungkapnya Jumat (17/4).

Baca juga : Bapak dan Anak Warga Kota Tasik Positif Corona Usai Dikunjungi Kerabat dari Daerah Zona Merah

Maka dari itu, pihaknya merasa perlu melakukan rapid test sebagai bentuk perhatian kepada insan pers. Langkah tersebut untuk memastikan para wartawan aman dari wabah yang sedang melanda. “Apalagi dari provinsi mendorong kita juga untuk memperhatikan teman-teman media,” kata Uus.

Sedikitnya, kemarin, 15 wartawan menjalani screening awal pendeteksian virus Covid-19 ini. Patut disyukuri, hasilnya semua dinyatakan negatif. “Alhamdulillah semua negatif. Tidak ada yang positif,” tuturnya.

Akan tetapi, dr Uus tetap berpesan supaya kondisi itu bisa dipertahankan. Jangan sampai ada yang ceroboh dengan tidak melaksanakan physical distancing. “Tetap harus hati-hati,” kata dia berpesan.

Pemeriksaan melalui rapid test sejauh ini dilakukan kepada kelompok risiko tinggi. Selain wartawan, Dinas Kesehatan juga memeriksa pegawai instansi yang memberikan pelayanan langsung. “Hasil tracing dari pasien-pasien positif pun kita lakukan rapid test,” tuturnya.

Sementara itu hasil rapid test kepada sekitar 2.000 ribu orang, hasilnya 20 orang yang dilanjutkan ke pemeriksaan swab. “Mayoritas hasilnya negatif,” kata Uus.

Untuk rapid test secara massal, pihaknya belum bisa menyanggupi karena ketersediaan alat yang terbatas. Beruntung provinsi terus memberikan suplai, ditambah dengan bantuan dari pihak swasta. “Kalau untuk tracing dan pemeriksaan kelompok risiko tinggi, insyaallah antuk sementara masih ketersediaan alat masih aman,” kata dia.

Baca juga : Keracunan Sambal, 2 Anggota Polres Kabupaten Tasik Masuk UGD

Salah satu wartawan senior Tasikmalaya Firman Suryaman mengaku lega dengan hasil rapid test bahwa dia dan rekan-rekan pewarta negatif. “Kalau sudah begini alhamdulillah tenang dan semoga semuanya sehat selalu,” ungkapnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.