156 Guru SD & SMP di Kabupaten Tasik Diajari Kawih dan Pupuh

33
0

SINGAPARNA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan workshop kawih dam pupuh sunda yang diikuti 156 guru SD dan SMP. Tujuannya bisa terus menjaga budaya-budaya sunda dari serangan budaya asing.

“Acara yang diikuti oleh sebanyak ratusan peserta itu merupakan bekal bagi para guru untuk menjadi pembelajaran bagi murid-muridnya dan kawih sunda untuk dilestarikan oleh para regenerasi,” ujar Plt Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dindin Saepudin, Jumat (13/11).

Dindin mengungkapkan, workshop kawih ini untuk membekali para guru SD dan SMP dalam hal keterampilan bernyanyi kawih serta pupuh. Nantinya diharapkan bisa diterapkan di sekolahnya masing-masing.

Selain itu, kata dia, akan ada pasang giri hasil dari didikan para guru ke murid-muridnya. Kemudian ada juga pasang giri untuk guru-guru itu sendiri di samping untuk melestarikan dan mengembangkan budaya kawih sunda.

“Kami ingin melestarikan kebudayaan leluhur dan memperkenalkan kawih sunda kepada masyarakat khususnya generasi muda,” ujarnya.

Baca juga : Pekerja Pabrik Pengolahan Kayu di Kawalu Kota Tasik Tewas Masuk Mesin Rotari

Kegiatan seperti ini, kata dia, sangat dibutuhkan para guru bahasa Sunda untuk kemudian diterapkan pada pembelajaran pupuh. Melalui kegiatan ini diharapkan eksistensi pupuh tetap terjaga dan semakin dikenal oleh para pemuda Sunda khususnya Kabupaten Tasikmalaya.

“Kalau bukan para pemudanya, lantas siapa lagi yang kelak akan memegang tongkat estafet warisan budaya leluhur ini,” ujarnya.

“Narasumbernya kita panggil langsung dari Bandung, alumni ISMI dan IKIP Bandung dan yang terutama dari Yayasan Cangkurileung Mang Koko Koswara yang merupakan seniman kahot di Jawa Barat yang berasal dari Indihiang Tasikmalaya,” katanya.

“Ini pembelajaran seni vokal kawih sunda untuk murid SD dan murid SMP tak ketinggalan dengan pupuh karena kawih dan pupuh itu sangat diperlukan dalam mengolah seni vokal buat pembelajaran murid SD dan SMP,” ucapnya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.