16 Terminal Bus Menjadi Percontohan

225
0
Ilustrasi

JAKARTA – Pengelolaan terminal bus tipe A kini sudah diambil alih pemerintah pusat. Salah satu langkah pemerintah adalah dengan menjadikan 16 terminal bus menjadi percontohan rekayasa sosial.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hindro Surahmat mengatakan pihaknya ingin menciptakan kesetaraan pelayanan dalam hal bertransportasi. ”Buat Terminal Penumpang Tipe A lebih berkesan positif bagi masyarakat pengguna jasa. Hilangkan kesan buruk tentang Terminal, ” kata Hindro Kamis (2/11).
Salah satu indikator perubahan adalah dengan melihat kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan. Telah terbit Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : SK. 4951/AJ.002/DRJD/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kebersihan, Ketertiban dan Kenyamanan. ”Termasuk di dalamnya penanganan kedaruratan yang merupakan perangkat rekayasa sosial budaya yang nantinya harus kita patuhi bersama,” kata Hindro.
Perubahan positif ini, menurut Hindro, memerlukan banyak dukungan dari pemerintah daerah, aparat keamanan dan berbagai pihak. Termasuk para stakeholder yang terlibat dalam operasional terminal antara lain para petugas terminal, awak ken­daraan, penumpang, operator angkutan dan pedagang di lingkungan terminal. ”Hal iniuntuk mewujudkan “Terminal Bus A Wow jauh lebih keren,” katanya.
Selain itu, Hindro juga memerintahkan kepada seluruh petugas terminal penumpang tipe A di seluruh Indonesia untuk konsisten melaksanakan aturan. ”Selalu disiplin dalam melaksanakan tugas serta hindari pungli,” bebernya.
Direktur Prasarana Per­hu­bung­an Darat Kemenhub Jujun Endah Wahjuningrum, mengatakan bahwa Ditjen Perhubungan Darat telah menetapkan 16 terminal tipe A sebagai pilot project dalam rekayasa sosial pelaksanaan Kebersihan, Ketertiban dan Kenyamanan. Harapannya dapat menjadi pelopor dalam pening­katan pelayanan ter­minal tipe A kepada masyarakat pengguna jasa transportasi di Indonesia.
Salah satu terminal yang men­jadi contoh adalah Terminal Ir Soekarno, Klaten. Kemarin (2/11) Hindro beserta jajarannya berkunjung ke terminal tersebut. Dalam acara kunjungan tersebut Plt. Bupati Klaten Sri Mulyani mengapresiasi langkah pemerintah tersebut.
”Harapan kami semoga bisa menarik minat masyarakat unuk menggunakan kembali bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dalam aktivitasnya. Serta perilaku petugas terminal yang tertib dan melayani dapat menjadi contoh bagi petugas di tempat pelayanan umum lainnya.,” tuturnya.
Dia pun berharap agar penum­pang bus dan penumpang kereta api dapat terintegrasi. Sebab lokasi stasiun yang berada di depan terminal. (lyn/jpg)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.