44 Detinasi Wisata di Ciamis Dibuka Pengunjung dari Zona Merah Dilarang Masuk

170
0

CIAMIS – Lebih dari 44 destinasi wisata di Kabupaten Ciamis mulai dibuka untuk umum. Tapi, untuk pengunjung dari zona merah Covid-19, dilarang masuk.

Hal itu dibenarkan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Budi Kurnia.

“Bagi para pengelola tempat wisata yang ingin buka, pemerintah tidak melarang. Namun tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Saya untuk melarangnya punya dasar, tapi yang membolehkan juga belum ada,” terang Budi kepada Radar, Rabu (1/7)  siang.

Pihaknya menyarankan kepada para pengelola tempat wisata untuk kooordinasi dengan tim gugus tugas, atau puskesmas setempat.

“Terutama tentang penerapan protokol kesehatan Covid-19. Seperti adanya pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan, pakai masker dan jaga  jarak juga di lokasi,” ujarnya.

“Sebelumnya, kami punya dasar, kalau  ada kerumunan di tempat wisata kami segera tutup. Itu karena kita punya dasar aturan PSBB,” sambungnya.

Sebulan lalu, lanjut dia, Dinas Pariwisata sudah melakukan imbauan, dimana seluruh tempat wisata di Ciamis untuk menyiapkan antiseptik, tempat cuci tangan dan phsycal distancing.

“Tapi yang belum diperkenankan itu ada dua. Yakni karaoke dan bioskop, karena keduanya kan indoor,” terangnya.

“Kemarin kami telah koordinasi dengan pemilik karaoke, bahkan akan ada agenda rapat koordinasi dengan seluruh pemilik tempat wisata di Ciamis dalam rangka menyosialisasikan protokol Covid-19,” paparnya.

Ditambahkan Manager Unit Wisata Cadas Ngampar Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis, Fauzi Rahmansyah, bahwa wisata air yang dikelolanya belum dibuka secara resmi.

“Kalau pun ada pengunjung, itu tidak dikenakan tiket. Tapi hanya untuk kebersihan saja. Dan semua protokol kesehatan tetap diberlakukan. Apalagi nanti jika dibuka resmi akan lebih diperketat lagi,” ujarnya.

Rina (40) salah seorang pengunjung Kawasan Wisata Cadas Ngampar, mengaku datang dari Tasikmalaya bersama keluarga untuk berekreasi.

“Katanya beberapa tempat wisata di Ciamis sudah dibuka. Dan alhamdulillah sudah dibuka dan bisa menikmati lagi wisata,” ucapnya.

“Namun saya tetap mengedapankan protokol Corona, seperti pakai masker , sebelum masuk tempat wiasata cuci tangan dan jaga jarak Ya karena rasa takut tertular juga masih ada, ” tandasnya.

(iman s rahman)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.