172 Ponpes di Ciamis Deklarasi ISANU

59
0
ISTIMEWA SAMBUTAN. Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna Kecamatan Baregbeg KH Arif Ismail Choas saat sambutan dalam peringatan Maulid Nabi dan Milad Pondok Pesantren ke-56 serta pendeklarasian Ikatan Santri Nahdlatul Ulama (ISANU) Minggu malam (15/11).
Loading...

CIAMIS – Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis melaksanakan Maulid Nabi dan Milad Pondok Pesantren ke-56.

Dalam kesempatan itu dilaksanakan juga pendeklarasian Ikatan Santri Nahdlatul Ulama (ISANU) dari 172 pesantren dari 27 kecamatan se- Kabupaten Ciamis, Minggu malam (15/11).

Baca juga : Jaga Warga Rancah Ciamis untuk Disiplin Terapkan Prokes

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna Kecamatan Baregbeg KH Arif Ismail Choas, menjelaskan, Maulid Nabi dan Milad Pesantren Miftahul Ulum ke-56 sekaligus mendeklarasikan ISANU, karena santri tidak bisa dipisahkan dengan pesantren.

Begitu juga pesantren tidak bisa dipisahkan dari NU dan NU juga tidak bisa dipisahkan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Maka hal kewajiban bagi yang betul-bentul santri itu paham tentang kesantrian kepesantrenan dan NU, termasuk ya kiainya,” ujar KH Arif Ismail Choas memaparkan.

KH Arif Ismail Choas berharap pendeklarasian ISANU dalam rangka membentengi kaum santri dari paham-paham di luar kesantrian atau santri kebawa-bawa paham yang bertentangan dengan kepesatrenan dan keulamaan.

Termasuk saat ini dalam rangka Maulid Nabi tentu menginginkan dan mengharapkan semuanya harus meneladani Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah, bermasyarakat dan bernegara.

Loading...

“Tentunya deklarasi ini semua santri harus menjadi penerus untuk berdakwah dan mengikuti keteladanan Nabi Muhammad SAW,” ujar KH Arif Ismail Choas. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.