176 Pemudik ke Pangandaran Dikarantina, Makan & Kesehatan Dijamin

178
0

PANGANDARAN – Jumlah pemudik di Kabupaten Pangandaran terus bertambah. Sampai Minggu (3/5) tercatat 176 orang baru datang ke Pangandaran dari wilayah zona merah penyebaran Covid-19 dan langsung ditempatkan di ruangan isolasi khusus.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena mengatakan, jumlah pemudik dari zona merah terus bertambah setiap harinya. Sehingga dilakukan isolasi khusus di tempat yang sudah disediakan.

“Pemudik yang menjalani isolasi khusus sudah 176 orang dan terus bertambah setiap harinya,” katanya, menjelaskan.

Kata Nana, para pemudik yang baru datang langsung dibawa dan ditempatkan di ruangan isolasi khusus sesuai dengan domisilinya.

Karena pemerintah kecamatan dan desa sudah menyiapkan bangunan sekolah untuk isolasi para pemudik sebelum kembali ke rumahnya masing-masing.

Baca Juga : Jelang PSBB, Pemkab Pangandaran Diminta Segera Koordinasi dengan Forkopimda

Loading...

“Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang mungkin dibawa oleh para pemudik dari zona merah. Sehingga keluarga para pemudik ini tidak tertular,” katanya, menambahkan.

Kepala Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Dedi Hermawan menjelaskan, semenjak diberlakukannya isolasi khusus pada Kamis (30/4), sampai sekarang terdapat tiga orang yang menjalankan inkubasi selama 14 hari.

Selanjutnya, akan dikarantina pada aula Balai Desa Pananjung atau rumah kosong.

“Berdasar laporan titik-titik posko pemantauan pemudik yang berada di perbatasan Pangandaran sudah ada tiga orang yang sudah dikarantina, satu di aula desa dan dua di rumah kosong,” katanya.

Bagi yang dikarantina, sambung Dedi, akan dijamin dari tempat tidur, makan dan minum serta kesehatannya.

“Kita berikan makanan dan minum dan tempat tidur serta dijemur setiap hari pada pagi hari,” ujarnya. (riz)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.