18.477 Keping e-KTP di Kota Banjar Dimusnahkan 

34
Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih didampingi Wakapolres Banjar Kompol Drs Ade Najmulloh dan disaksikan semua OPD saat melakukan pemusnahan e-KTP yang rusak atau invalid. foto; anto sugiarto/ radar tasikmalaya
BANJAR – Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan menjelang Pilpers dan Pileg 2019, Pemerintah Kota Banjar memusnahkan 18.477 keping e-KTP rusak atau invalid, di halaman Kantor Disdukcapil Kota Banjar, Senin (17/12).
Pemusnahan tersebut langsung dilakukan oleh Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih didampingi Wakapolres Banjar Kompol Drs Ade Najmulloh dan disaksikan semua kepala OPD dan instansi terkait lainnya.
“Kita apresiasi pemusnahan ini, supaya tidak disalahgunakan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih kepada wartawan seusai pemusnahan.
Menurut dia, pemusnahan tersebut bertentangan dengan dinas Lingkungan Hidup, namun berdasarkan intruksi dari Mendagri harus dilakukan pemusnahan maka tidak apa-apa jika dibakar.
Yah, daripada nanti e-KTP tersebut disalahgunakan oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Namun, kedepan kata Ade, jika terdapat e-KTP rusak atau invalid cukup di potong kecil-kecil dengan cara menggunting sampai ‘sabubukna’.
“Tentu hal dilakukan supaya lingkungan sekitar tidak tercemar dari limbah dan menghindari dari penyalahgunaan yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Kepala Disdukcapil Kota Banjar Aan Suparan SH menambahkan, seharusnya pemusnahan ini dilakukan Jumat kemarin, namun ada kesibukan, maka baru dilaksanakan hari ini.
“Ini berdasarkan intruksi Mendagri harus dimusnahkan, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti di daerah lain e-KTP tercecer,” jelasnya.
Kata dia, seharusnya e-KTP yang rusak atau invalid dikirim ke Jakarta seperti biasa, namun dikhawatirkan terjadi apa-apa dijalan dan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab maka dilakukan pemusnahan. (nto)
loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.