187 Desa Belum Cairkan DD, Tiap Desa Rata-Rata Terima Rp 160 Juta

93
ilustrasi

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Dana Desa (DD) tahap I belum terserap seluruhnya. Dari 258 desa di Kabupaten Ciamis, baru 71 desa yang telah menerima pencairan DD tahap pertama di bulan Maret. Dana itu ditransfer ke rekening masing-masing desa. Sisanya belum dicairkan karena belum ada usulan pencairan dari desa bersangkutan.

“Desa yang belum menyerahkan persyaratan pencairan DD tahap satu agar segera menyerahkan, agar bisa segera disalurkan secepatnya,” ujar Kepala Seksi Pemberdayaan Partisipasi dan Swadaya Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis Irwan Effendi kepada Radar, Senin (26/3).

Dia menjelaskan pada tahap 1, dana desa yang dicairkan adalah 20 persen dari total yang akan diterima. Rata-rata sekitar Rp 160 juta per desa. Atau, paling kecil sekitar Rp 140 juta dan paling besar Rp 200 juta per desa. Secara keseluruhan penyaluran dana desa dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama 20 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 40 persen.

Salah satu syarat mengajukan pencairan DD, kata dia, adalah menyelesaikan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2018. Serta, menyerahkan usulan pencairan kepada DPMD.

Sampai saat ini, beberapa desa baru menyetorkan persyaratan. Ada juga yang tengah dalam proses pencairan. Irwan meminta pemerintah desa secepatnya menyerap dana desa tahap I agar bisa melakukan pembangunan.

“Semoga secepatnya semua desa bisa menyerap DD tahap satu agar di desa bisa segera melakukan pembangunan,” harapnya.

Kepala Desa Pamokolan Kecamatan Cihaurbeuti Aon Nurhakim mengakui pihaknya belum mencairkan dana desa. Hal itu disebabkan adanya perubahan bidang perencanaan. Yang hanya tiga bidang, menjadi empat bidang. (isr)

loading...